Selasa, 05 Juni 2012

Tereng Gading, Artshop pertama di Lombok Timur




Sudah sejak lama Desa Loyok dikenal sebagai pusat industri kerajinan rakyat, khususnya kerajinan berbahan dasar bambu. Industri yang tahan bantingan krisis ini bahkan sudah ada sebelum pariwisata NTB banyak dikenal. Adalah Artshop Tereng Gading, salah satu  artshop pertama di Desa Loyok bahkan di Kecamatan Sikur Kabupaten Lombok Timur. Secara kelembagaan usaha ini berdiri (Usaha Dagang) sejak tahun 1975. Itulah sebabnya mengapa seringkali Tereeng Gading disebut sebagai pioneer kios kerajinan atau Artshop khususnya anyaman bambu di Lombok Timur dan Lombok pada umumnya. Sejak berdiri dan mulai merintis usaha, artshop yang memiliki banyak jaringan ini cukup eksis meski harus melewati tantangan. Sebagai contoh, di penghujung tahun 90an dan awal 2000an di mana bermacam isu politik di tingkat lokal maupun nasional berdampak besar pada dunia usaha. Pengunjung menjadi sepi begitu pula dengan pesanan. Satu persatu artshop di wilayah Desa Loyok  gulung tikar. Arsthop Tereng Gading,  tetap bertahan hingga kini melestarikan dan mengembangkan kesenian yang telah diwariskan nenek moyang kami, dan selalu mencoba usahakan pemberdayaan masyarakat lokal melalui usaha yang kami tekuni.
Dibeberapa instansi pemerintah maupun swasta, tidak jarang kami disebut-sebut sebagai salah satu artshop sentra kerajinan anyaman yang ada di Lombok, sehingga seringkali didaulat untuk mengikuti berbagai event-event di tingkat lokal maupun nasional. Eksistesi Tereng Gading sebagai salah satu industri kerajinan rakyat yang bisa survive di tengah hantaman krisis, membuat banyak pihak tertarik untuk membantu.  Tereng gading banyak mengikuti pelatihan tingkat nasional dan lokal yang diadakan oleh pemerintah maupun swasta untuk pengembangan usaha yang kami tekuni.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kerajinan anyaman Lombok, kami memiliki:
VISION: “usaha berbasis pemberdayaan masyarakat lokal”, dengan
MISSION: “menghasilkan dan mejual produk kerajinan anyaman yang kereatif, inovatif dan berkualitas, dengan melibatkan masyarakat lokal yang didukung dengan sistem manajemen terpadu. Menjalin mitra bisnis dengan membuka jaringan pemasaran yang luas”.
Kini Tereng Gading banyak  didaulat dalam setiap acara, pameran maupun event yang bersifat lokal, nasional maupun event internasional, baik oleh instansi pemerintah maupun pihak swasta. Bahkan arshop ditunjuk secara resmi oleh pemerintah untuk mengajarkan kerajinan anyaman pada mata pelajaran Muatan Lokal dan juga kegiantan-kegiatan ekstrakurikuler di beberapa sekolah di Kabupaten Lombok Timur. Dan hasilnya, banyak murid-murid yang berhasil setelah menekuni bidang handicraft. Artshop Tereng Gading juga ditunjuk oleh pemerintah sebagai pembina pengrajin anyaman bambu di sekitar Desa Loyok  yang kini memiliki 30 pengrajin binaan.
Kios kerajinan anyaman bambu miliknya merupakan mitra resmi pemerintah Kabupaten Lombok Timur dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat, juga merupakan mitra resmi beberapa agen pariwisata dan hotel ternama di daerah Lombok Provinsi NTB, antara lain : Senggigi Beach Hotel, Bintang Senggigi Hotel, Oberoi Hotel, Tastura Hotel, Green Orry Inn Restaurant and Cottages, Sunset Geko Vilage dan lain-lain. Sebagai artshop yang ada di pusat sentral kerajinan Lombok, Tereng Gading terbiasa menjual produk berkualitas dengan harga kompetitif. Berbagai produk kerajinan anyaman ada di artshopnya merupakan produk-produk kerajinan anyaman khas masyarakat Lombok, dimana keahlian mengayam merupakan wariskan nenek moyang sejak dahulu kala. Dari tangan-tangan trampil tercipta berbagai macam produk anyaman seperti tas, hiasan dinding, koster, plesmet, piring, asbak, kaplampu dan lain sebagainya. Selain dapat digunakan untuk keperluan sehari-hari, produk anyaman di artshopnya juga dapat dijadikan sebagai cinderamata. Produk-produk Tereng Gading juga dapat dibuat berdasarkan spesifikasi desain yang diminta. Dan tentunya sudah banyak koleksi kerajinan anyaman yang bisa segera dipilih di artshop kami baik di showroom maupun di TGArtshop.com.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar