RENUNGAN







kumpulan kata permata



Anda Bisa Menunda Untuk Berubah Karena Banyaknya Urusan. Tapi Hidup Tidak Pernah Menunda Urusannya Untuk Menunggu Anda Berubah.


Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran.


Berlayarlah Dan Temukan Muara Hikmah Di Pulau Samudera Cinta. Waspadalah Diri Dari Sesat Didalamnya. Semua Pelayaran Kita Tertuju Pada Satu Muara Cinta, Yaitu Mendapatkan Cinta Abadi Yang Esa.


Jika anda tidak pernah merasakan kegagalan, itu artinya anda belum mengetahui artinya sebuah keberhasilan.


Jika semangat TIADA HENTI Kemudahan itu akan sering datang MENGHAMPIRI


KEPERCAYAAN itu seperti KEPERAWANAN, jangan berikan kepada sembarang orang. Sekali kita kehilangan, dia tidak bakal balik lagi. Hati-hati memberikan kepercayaan kepada orang lain


Tidak mengapa menjadi tua, asal tetap muda dalam semangat.


Kadang lebih baik diam daripada menceritakan masalahmu, karena kamu tahu sebagian orang hanya penasaran, bukan karena mereka peduli.


Jangan berhenti berupaya ketika menemui kegagalan. Karena kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita tentang arti kesungguhan.


Kesedihan hanyalah batu penghalang, Ketika Anda tidak bahagia, kerikilpun terlihat seperti gunung


Doa itu penting, namun yang menentukan sebuah doa terkabul adalah kualitas orang yang berdoa.


Wanita tak seharusnya menjadi bulan yang dengan mudah bisa dilihat semua lelaki, Tetapi jadilah matahari yang silaunya akan membuat lelaki tertunduk sebelum memandangnya.


Daripada Mengeluh Mawar bertangkai penuh duri, Lebih baik bergembira bahwa tangkai berduri itu berbunga mawar


Kebanggaan masa muda adalah: kekuatan dan kecantikan. Sedangkan kebanggaan masa tua adalah: MENGENDALIKAN LIDAH


Bila Anda sedang merasa terjebak dalam sebuah lubang, berhentilah menggali.


Setiap jiwa yang dilahirkan sebenarnya telah tertanam benih untuk mampu mencapai puncak kesuksesan kehidupan. Namun, benih itu tidak akan pernah bisa tumbuh dengan baik tanpa di beri pupuk bernama keberanian.


Orang yang cemerlang melihat setiap halangan sebagai peluang untuk mengasah potensi, disaat orang lain menganggap setiap halangan sebagai alasan yang menyebabkan kegagalannya.


Tidak semua yang kita inginkan mampu kita peroleh, sebagaimana tidak semua yang kita peroleh adalah yang benar-benar kita inginkan.


Kejayaan adalah tangga bambu yang tidak dapat anda panjat dengan tangan yang masuk kedalam kantung celana.


Kalau kita mendapat rezeki dari arah yang tak disangka-sangka, jumlahnya tak diduga-duga.. Itu tanda Allah sudah mulai memperhatikan kita lebih dekat. Kalau kita masih bisa duga, mungkin kedekatan kita dengan Allah masih biasa saja


Tidak ada yang paling pandai dan paling bodoh di dunia ini kerena setiap yang pandai itu bisa menjadi bodoh dan setiap yang bodoh itu bisa menjadi pandai.


Takdir sebenarnya bukan masalah kesempatan, tetapi masalah pilihan. Takdir bukannya harus ditunggu, tapi takdir haruslah diraih.


Jangan mencari Tuhan karena kamu butuh jawaban. Carilah Tuhan karena kamu tahu bahwa Dia-lah jawaban atas pertanyaanmu itu.


Hanya layang-layang yang menentang angin yang mampu berkibar tinggi di angkasa.


Jika kita tidak mampu menjadi pelita yang menerangi malam, maka jadilah kunang-kunang yang menghiasi malam.


Hidup adalah komedi bagi siapa yang hidupnya dengan akal. Dan merupakan tragedi bagi siapa yang hidup dengan emosi.


Berfikir sebelum berbuat adalah satu kebijaksanaan, berfikir setelah berbuat adalah satu kebodohan, sementara berbuat tanpa berfikir adalah seribu kebodohan.


Barang siapa yang dapat menahan marahnya, padahal dia berhak untuk melepaskan amarahnya itu maka Allah memenuhi hatinya dengan iman dan rasa aman serta ketenangan.






Mutiara Baru






Ilmu dan kebijaksanaan itu adalah sahabat yang setia dalam hidup sampai ketika nafas terlepas dari badan.


Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan. Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupanmu sampai kamu melupakan kegagalan dan rasa sakit hati.


Doa memberikan kekuatan pada orang yang lemah, membuat orang tidak percaya menjadi percaya dan memberikan keberanian pada orang yang ketakutan.


Janganlah berputus asa. Tetapi kalau anda sampai berada dalam keadaan berputus asa, berjuanglah terus meskipun dalam keadaan putus asa.


Dunia ini ibarat sebuah lautan yang luas, dan kita adalah kapal yang berlayar dilautan yang telah banyak kapal karam didalamnya. Namun andai muatan kapal kita adalah iman,dan layarnya adalah takwa, yakinlah bahwa kita tidak akan pernah tersesat dilautan kehidupan itu.


Ilmu itu didapat dengan lidah yang gemar bertanya dan akal yang mau berfikir.


Kita menilai diri sendiri berdasarkan apa yang kita perbuat, orang lain menilai kita berdasarkan apa yang telah kita perbuat.


Seorang guru yang jujur harus berniat agar muridnya lebih pintar daripadanya, manakala seorang murid yang jujur harus pula mengakui kepintaran gurunya.


Cintailah yang memberi nikmat dan jangan engkau cintai nikmat yang diberikan.


Mata bisa melihat dengan jelas, namun hanya hati yang bisa melihat dengan jujur.


Yang menentukan masa depan anda bukan kekayaan, kedudukan dan kebahagiaan yang anda capai, tetapi ke arah mana anda akan membawa semua itu.


Orang yang sibuk mengejar kepentingan dirinya sendiri akan menciptakan banyak lawan.


Dalam masyarakat manusia ada binatang jalang, tetapi dalam masyarakat binatang tidak ada satu pun manusia jalang Aristotle.


Bahkan Adam dan Hawa pun sama-sama BERJUANG untuk keduanya saling bertemu. Tidak ada sejarahnya Adam yang kelimpungan mencari Hawa, sementara Hawa selonjoran di bawah pohon rindang sembari menunggu kedatangan Adam yang mencari dirinya.


Sahabat sejati adalah mereka yang sanggup berada disisimu ketika kamu memerlukan sandaran, walaupun saat itu mereka lebih bisa berada di tempat lain yang lebih menyenangkan.


Hati yang terluka adalah seumpamanya besi bengkok, walau telah diketuk, sulit kembali menjadi bentuk asalnya.


Hidup yang berguna adalah hidup yang ketika petang akan menjelang, telah tersedia kayu bakar untuk menerangi malam yang akan datang.


Jadikanlah masa lalu sebagai pengalaman dan pelajaran, masa yang sedang berjalan isilah dengan amal dan perbuatan, dan masa depan janganlah terlalu diangan-angankan.


Kekayaan yang hilang bisa dikejar kembali dengan ketekunan dan kerja keras. Kesehatan yang hilang bisa direbut kembali dengan obat-obatan, namun waktu yang hilang tak kan pernah bisa kembali lagi.


Jika anda terbangun dari tidur pada suatu pagi, itu berarti anda masih diberi kesempatan untuk bersyukur dan berbuat amal baik hingga waktu anda tidur kembali.


Senyuman adalah sedekah yang indah, karena dengan sedekah senyuman, manusia takkan pernah merasa berhutang apa-apa dan tak kan membuat orang lain merasa terhina.


Orang yang berpikiran negatif selalu melihat kesulitan dalam setiap kesempatan, Sedangkan orang sukses selalu mencari kesempatan dalam setiap kesulitan.


Hati-hati dengan cinta, karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit, orang gemuk menjadi kurus, orang normal menjadi gila, orang kaya menjadi miskin, raja menjadi budak, jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu.


Lebih mudah untuk melawan ribuan orang bersenjata lengkap dibandingkan melawan kesombongan diri sendiri.


Apa yang anda lakukan hari ini, merupakan kunci kebaikan ataupun juga kehancuran hari esok anda. Lakukanlah yang terbaik untuk hari ini.


Hal tersulit dalam kehidupan ini bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi melampaui ego dan diri kita sendiri.


Banggalah pada dirimu sendiri, Meski ada yang tak Menyukai. Kadang mereka membenci karena Mereka tak mampu menjadi seperti dirimu.


Sukses itu bagaikan bayangan, Semakin dikejar semakin menjauh. Jadi, abaikan hal itu dan jalanilah hidup apa adanya. Niscaya sukses akan mengikutimu.


Jika niat sudah terpancang karena Allah, tidak akan ada halangan yang bisa menghentikan seseorang melakukan sesuatu. Niat karena Allah ialah motivator yang utama dan seharusnya menjadi satu-satunya motivator kita.


Jangan sampai kita terlena untuk memenuhi kekayaan duniawi yang sifatnya hanya sementara saja, hingga kita lupa akan tugas kita yang sesungguhnya di dunia ini yaitu mengumpulkan perbekalan untuk menuju kampung akhirat yang kekal. Jadi perkayalah diri Anda baik dengan materi maupun dengan rohani, dan bagikan kekayaan tersebut kepada yang lebih membutuhkan.


Ketika satu pintu kebahagiaan tertutup, pintu yang lain dibukakan. Tetapi sering kali kita terpaku terlalu lama pada pintu yang tertutup sehingga tidak melihat pintu lain yang dibukakan bagi kita.


Dalam hidup,terkadang kita lebih banyak mendapatkan apa yang tidak kita inginkan. Dan ketika kita mendapatkan apa yang kita inginkan, akhirnya kita tahu bahwa yang kita inginkan terkadang tidak dapat membuat hidup kita menjadi lebih bahagia.


Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat-tempat kamu inginkan, Jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan dan satu kesempatan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan.


Dalam cinta, jangan menjadi NUMBER ONE dlm hidupnya, karena yg kamu butuh adalah menjadi ONLY ONE di hatinya.


Jangan hiraukan mereka yg berusaha menjatuhkanmu, mereka melakukan itu karena mereka telah berada di bawahmu.


Jika kamu biarkan masa lalu mengusik hidupmu saat ini, kamu tak akan pernah bisa berikan yg terbaik tuk dapat masa depan yg baik


Belajarlah dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu.


Kadang kamu terlalu memikirkan indahnya masa lalu hingga menutup diri saat ini. Lupakan mereka, temukan bahagiamu.


Kita tidak bisa mencegah atau menghapus perasaan. Kita hanya bs mengendalikannya, atau dikendalikan olehnya.


Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan tuk tak terus melangkah ke depan.


Masa depan yang cerah berdasarkan pada masa lalu yang telah dilupakan


Kamu tidak dapat melangkah dengan baik dalam kehidupan kamu sampai kamu melupakan kegagalan kamu dan rasa sakit hati.


Waktu kamu lahir, kamu menangis dan orang-orang di sekelilingmu tersenyum.


Jalanilah hidupmu sehingga pada waktu kamu meninggal, kamu tersenyum dan orang-orang di sekelilingmu menangis.


Semoga kamu mendapat cukup kebahagiaan untuk membuat kamu bahagia, cukup


cobaan untuk membuat kamu kuat, cukup penderitaan untuk membuat kamu menjadi


manusia yang sesungguhnya, dan cukup harapan untuk membuat kamu positif terhadap kehidupan.


Yang memimpin wanita bukan akalnya, melainkan hatinya. Hari ini bila ia datang, jangan biarkan ia berlalu pergi. Esok kalau ia masih bertandang, jangan harap ia akan datang kembali.


Wanita sulit jatuh cinta, karena lebih baik menunggu pria setia daripada menerima yg datang, tapi bisa pergi kapan saja.


Jangan terburu-buru dalam cinta. Lebih baik menunggu seseorang yg tepat bagi hidupmu selamanya daripada hanya sementara.


Jika dia memilih tuk tinggalkanmu, jgn memohonnya bertahan. Jika dia tak bisa terima kamu apa adanya, temukan seseorang yg bisa!


Jika kamu biarkan masa lalu mengusik hidupmu saat ini, kamu tak akan pernah bisa berikan yg terbaik tuk dapat masa depan yg baik


Belajarlah dari mereka di atasmu. Nikmati hidup bersama mereka di sampingmu. Jangan remehkan mereka di bawahmu.


Kadang kamu terlalu memikirkan indahnya masa lalu hingga menutup diri saat ini. Lupakan mereka, temukan bahagiamu.


Kita tdk bs mencegah atau menghapus perasaan. Kita hanya bs mengendalikannya, atau dikendalikan olehnya.


Masa lalu memang menyimpan banyak kenangan, namun itu bukan alasan tuk tak terus melangkah ke depan.


Banyak hal dalam hidup ini yg bisa membahagiakanmu, namun tak ada yg lebih bahagia daripada cinta dari seseorang yg kamu cintai.


Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri


Ilmu dan agama itu selalu sepakat, tetapi ilmu dan iman selalu bertengkar.


Jangan menganggap diri kita tidak mampu sebelum mencoba, belajar, dan berlatih. -Thomas A. Edison


Kegagalan bukanlah disaat seseorang jatuh, tapi saat seseorang menolak bangkit. -Peribahasa Cina


Siapapun yang bertindak sembrono dalam hal kecil tidak dapat dipercaya untuk hal-hal besar. -Albert Einstein


Jangan menunggu hingga esok, apa yang bisa Anda lakukan hari ini.


Ketika kamu melihat rumput tetangga lebih hijau, mungkin mereka merawat lebih baik dari kita.


Khidupan ini sudah tertulis DAFTAR ISINYA


KATA PENGANTAR berupa syukur orang tua melahirkan kita dgn selamat


PENDAHULUAN doa orang TUA untuk kita untuk berbakti kpd beliau,disertai


DASAR teori al quran sebagai PEDOMAN kita,dan


ANALISA kehidupan saat kita beranjak Dewasa,serta


PENUTUP dikala TUA,semua terangkum dalam KESIMPULAN pertangung jawaban di padang masyhar kelak.


Kamu harus mengharapkan sesuatu yang besar darimu sebelum kamu melakukannya.


Sukses yang diperoleh dengan mengorbankan integritas bukanlah sukses.


Sahabat sjati ialah bkan ia yg mMpu mmbenarkan kata2…tpi shabat sjati ialah ia yg mmPu berkata benar….


Anda tidak akan pernah salah selama selalu berpegang pada kebenaran.


Kesempatan terbaik untuk memulai ketika anda mendapatkan ide dan gagasan.


Jangan terlalu lama menangisi apa yg telah terjadi. Hal yg kamu tangisi saat ini mungkin hal yang akan kamu syukuri suatu saat nanti.


Jika kamu meninggalkan seseorang, berikanlah alasan. Tak ada yg lebih menyakitkan daripada ditinggalkan tapi tak ada penjelasan.


Dalam hidup, anda tak akan selalu mendapatkan apa yang paling anda inginkan, terkadang anda hanya mendapat pelajaran yang sebenarnya lebih anda butuhkan.


“Keyakinan adalah percaya dengan apa yang tidak kita lihat, dan upah dari keyakinan adalah melihat apa yang kita yakini.”


Kesedihan adalah ibarat terdampar di gurun pasir. Hal terbaik adalah berusaha keluar dari gurun pasir tersebut.


Inti dari kebahagiaan adalah kumpulan kebahagiaan dari hal-hal kecil.


Sebenarnya sangatlah mudah menjadi Bahagia. Kebahagiaan akan datang saat kita memaafkan diri kita sendiri, memaafkan orang lain, dan hidup dengan penuh rasa syukur. Tidak pernah ada orang egois dan tidak tahu berterima kasih mampu merasakan bahagia, apalagi membuat orang lain bahagia. Hidup ini memberi, bukan meminta.”


“Mencintai adalah menerima apa adanya orang yang kita cintai. Lihatlah itu sebagai anugerah & berkat.”


“Apa yang kita capai di sore hari ditentukan oleh PIKIRAN kita mulakan di pagi hari.”


“Hidup adalah SENI menikmati setiap peristiwa dalam kehidupan Anda. SETUJU?”


“Tanpa KEYAKINAN setiap PENCAPAIAN akan berujung pen-CAPEK-an. Ragu-ragulah … dan akan capek.”


“Ungkapkan kasih sayangmu kepada suami/istrimu; Ungkapkan dengan EKSTRIM, dan tunggu keajaibannya. Contoh ungkapan sayang ekstrim: cium dia di depan orang banyak, atau belikan bunga untuk hari ini. Coba deh, reaksi-nya!”


“KEPERCAYAAN itu seperti KEPERAWANAN, jangan berikan kepada sembarang orang. Sekali kita kehilangan, dia tidak bakal balik lagi. Hati-hati memberikan kepercayaan kepada orang lain … !”


“Tidak mengapa menjadi tua, asal tetap muda dalam semangat. Ingatkah ketika kita pertama kali lulus sekolah dasar? Apa perasaanmu sekarang, sama kan?”


“Kadang lebih baik diam drpd menceritakan masalahmu, karena kamu tahu sebagian orang hanya penasaran, bukan karena mereka peduli.


“Sibuk mencari kesalahan orang lain tidak akan membuat kita lebih baik darinya. Membenahi diri sendiri adalah kunci untuk MENJADI LEBIH BAIK”


“Kita tidak tahu berapa banyak orang yang BERARTI dalam hidup kita ; sampai saat kita sadar bahwa kita MERINDUKAN kehadiran mereka”


“Selalu ada perbedaan dalam sebuah hubungan, yang kadang menyebabkan masalah, tetapi juga menguatkan.”


“MOTIVASI : Jangan berhenti berupaya ketika menemui kegagalan. Karena kegagalan adalah cara Tuhan mengajari kita tentang arti kesungguhan. Begitu …”


“Hendaknya kesibukan kita lebih berfokus pada penyempurnaan penunaian kewajiban-kewajiban kita kepada Tuhan, sebab Dia, Tuhan yang sekaligus Pemberi Rejeki pasti akan membalas penunaian kewajiban tersebut dengan anugrah-Nya yang akan mencukupi kebutuhan kita.”


“Sahabat, HEBAT … berprasangka baik itu memunculkan yang tak terlihat, merasakan yang tak berwujud dan MENDAPATKAN yang tak mungkin. Berita baiknya, prasangka baik bisa dilatih”


“Kebanggaan masa muda adalah: kekuatan dan kecantikan. Sedangkan kebanggaan masa tua adalah: MENGENDALIKAN LIDAH”


“Terima kasih TUHAN, kalau telah tiupkan nafas kembali setelah tidurku di pagi ini. Engkau berikan”


“Kebahagiaan paling besar adalah mengubah rasa itu menjadi ACTION - The greatest happiness is to transform one’s feelings into action.”


“Coba perhatikan PASANGAN anda jika anda sanjung: 1) Tersenyum lebar; 2) Tersenyum tersipu-sipu; 3) Malu sambil menutup muka/mulut; atau 4) diam saja. Mana yang lebih tepat? …”


“Anda Bisa Menunda Untuk Berubah Karena Banyaknya Urusan. Tapi Hidup Tidak Pernah Menunda Urusannya Untuk Menunggu Anda Berubah.”


“Sebuah rencana yang hebat dapat gagal hanya karena kurangnya kesabaran.”


“Pria sejati bukan dia yg punya banyak wanita dalam hidupnya, namun dia yg menolak banyak wanita hanya demi wanita yg dicintainya.”


“Sahabat! Kadang kita berputus asa ketika MANUSIA LAIN menutup pintu jalan kita ~ PADAHAL andaikan 1000 manusia menutup pintu jalan, TAPI bagaimana jika Tuhan membuka JENDELA langit rizkinya untuk kita .. ?”


“Berlayarlah Dan Temukan Muara Hikmah Di Pulau Samudera Cinta. Waspadalah Diri Dari Sesat Didalamnya. Semua Pelayaran Kita Tertuju Pada Satu Muara Cinta, Yaitu Mendapatkan Cinta Abadi Yang Esa”


“Jika Anda tidak pernah GAGAL pada saat dulu, sekarang dan nanti - Itu ARTINYA: Anda tidak pernah melakukan sesuatu. Gagal adalah tanda sebuah keberhasilan.”


“Bila Anda sedang merasa terjebak dalam sebuah lubang,


berhentilah menggali.”


“Untuk APA Anda hidup? APA yg membuat Anda paling bahagia? APA yang ingin Anda wujudkan? APA yang ingin Anda pertahankan? Pernahkah Anda menanyakan hal-hal tersebut pada diri Anda sendiri? dan seberapa sering? Kalau saya, hampir setiap hari.”


“Sering kita mendengar orang berkata, “hidup itu keras & sulit”. Mari kita bertanya balik, “lebih keras & sulit dibandingkan apa?” ~ dibandingkan MATI? … Bagaimana menurut Anda.”


“Buka Hati: Hati Anda adalah peti yang sering Anda anggap kosong. Kekayaannya hanya akan Anda temukan, bila Anda sendiri membuka hati Anda”


“Jika KEHIDUPAN terkadang membuatmu ingin MENANGIS - ingatlah bahwa, ada RIBUAN MOMENTs yang telah membuatmu TERSENYUM. Syukuri apapun yang terjadi karena rencana Tuhan pasti yang terbaik”


“Ketika kita meminta, Dia mengabulkan. Ketika kita bersyukur, Dia menambahkan. Ketika kita meminta dan bersyukur, DIA MENGARUNIAKAN KEAJAIBAN”


“Hati-hati dengan positive-thinking, dosa pertama manusia adalah ketika Hawa berpikir baik tentang rayuan Iblis, “Buah itu akan membuatmu langgeng!”


“Hati Anda adalah peti yang sering Anda anggap kosong. Kekayaannya hanya akan Anda temukan, bila Anda sendiri membuka hati Anda”


“Ikhlas adalah tidak menempatkan adanya balas budi dalam ingatan kalian. Mulakan segala sesuatu dengan ‘kebaikan’ karena dia akan berbuah ‘kebaikan’ juga bagi diri kalian. Berikan dan Lupakan”


“Tiap-tiap kamu direncanakan mulia. Tuhan tdk pernah menciptakan yang sia-sia. Maka, jika ingin sampai kepada kemuliaanmu, bersikaplah seperti emas. Bersiaplah untuk muncul atau ditemukan dengan diruntuhkan dari tanah asalmu, digali, diayak, dipisahkan, kemudian ditempa dengan panas & pukulan. Jangan terus… hidup dengan kebaikan yang kamu lekatkan pada lumpur kotor yang terus membebani & melumuri kilaumu!”





















BUAT SAHABAT YANG LAGI BAD MOOD ALIAS BETE ABIZZZ ...




Pembeli: Bang, ada kue ijo?

Penjual: gak jual kue ijo




(Besoknya orang itu dateng lagi)

Pembeli: ada kue ijo bang?

Penjual: kagak ada!




(Besoknya orang itu dateng lagi)

Pembeli: kue ijo nya ada bang?
Penjual: kagak ada!!! Besok lo tanya kue ijo lagi gw iket terus gw paku lo!

(Orang itu mikir sebentar,manggut-manggut terus pulang, tapi besoknya dateng lagi)

Pembeli: bang, ada tali?
Penjual: nah gitu dong nanya yg laen … tapi gw gak ada tali
Pembeli: ada paku bang?

Penjual: gak ada juga!
Pembeli: oh, syukurlah.. Bang, ada kue ijo?

======

Supaya komunikasi lancar, Pak Kades beliin HP dikasih ke Tono (Ketua RT).

Satu hari, Kades telpon si Tono. Tono tidak angkat-angkat tapi dia lari ke rumahnya Pak Kades.

Pak KADES : “Ada apa kamu lari-lari kaya orang baru liat setan begitu?! Saya telpon, kenapa kamu gak angkat ! Malah kamu datang ke sini lagi..!! Saya beli in itu HP buat apa aja…?!”

TONO : “Maaf, Pak! Saya liat ada tulisan “Pak Kades Memanggil” di layar HP, makanya saya datang kasini. Coba dia tulis “Pak Kades Menelpon”, pasti saya angkat HPnya.”

=======
Bonus Dikit ....
=======

... Jika Banci Jadi Pramugari ...

"....Ehemmm ehemm..yuhuuuu! !!...atensiong pliss.....Ledis en jentelmen, bekudis tempel semen, sesuai peraturan penerbangan, jadi eike mawar kasi liat cara pake itu sabuk yang ada di pinggang yey, baju buat mengapung-apung, dan masker oksigen dikala napas sesek......

Biiar yey nantinya bisa selamet, coba sini diliat dulu cara pasang itu sabuk yang melilit di pinggang yey, cara ngunci biar gak gampang lepas, ngencengin, dan ngelepasinnya. ....

Baju ngapung ada di bawah kursi yang yey dudukin, jangan dipake kecuali nanti mas kapiten ngajak berenang bareng. eit jangan lupa, itu barang jangan yey pindah-pindahin yaa, apalagi dibawa pulang buat pajangan salon....

Yang ketauan sama eike, bakalan ditabok kanan kiri atas bawah depan belakang deh ih...

Cara make'nya, itu baju dikalungin di leher yey, ati ati kekencengan tar gak bisa napas. makanya kudu ati-ati deh yah....

Biiar bisa ngapung, yey tarik itu pencetan warna merah delima, atau yey tiup itu pipa nya. kalo nanti keluar lewat jendela darurat, itu baju apung dikembangin pas di luar aja deh, nanti mampet di jendela karena gak muat.

aihh.. ampe kritiing tangan eike narikin pencetannya keras amirr....
Gimenong siiih niiih....

Eh, asal yey semua pada tau ya, ini pesawat ada dua pintu darurat di depan, ada dua di belakang, dan ada dua lagi jendela darurat di tengah-tengah. ..

..jadi keluarnya jangan rebutan ya...

Kalo nanti tiba-tiba napas sesek dan bukan karena sabuk yang di pinggang kekencengan bukan pula karena salah masang pelampung, masker oksigen bakalan nongol dari atas kepala yey, tarik aje dah trus napas kayak biasa.

kalo ada anak kecil, yey yey yang ude tuwir mesti nolongin anaknya dulu baru yey pake sendiri...

Kartu gambar biar selamet ada di kantong kursi di depan yey duduk, silakan dibaca dan dihayati dengan seksama yaaah..
Dan akhir kate ekyeee ucapkan Endang Sukamti Cintya Lamusu, terimakasi God blesss yuuu...

Mariii ..……………….


TIDAK BU, BARANG ITU BUKAN MILIK SAYA ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Meli tak menyangka akan begini jadinya. Ia terus berlari dan berlari, menghindari kerumunan dan amukan massa di sekitar Jakarta Barat. Dari kejauhan terlihat jilatan api dari beberapa gedung dan sisa asap pembakaran mobil. Massa yang beringas – yang entah datang dari mana – bersorak sorai. Kemudian terdengar suara-suara sumbang penuh hasutan:”Cari Cina! Cari Cina!”

Beberapa mata mulai memandangnya. Meli bergidik. Beberapa mulai merasa menemukan sasaran. Meli menatap ke depan. Lengang, tak ada satu kendaraan pun yang bisa membawanya pergi dari tempat itu. Cemasnya menjadi-jadi. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Berlari sekuat-kuatnya? Masuk ke rumah penduduk? Mereka telah menutup pintu rapat-rapat tampa berani membukanya, setidaknya saat ini. Lalu? Matanya mulai nanar.

Tiba-tiba di antara bayangan kepulan asap, tampak seorang lelaki tua lusuh dengan sebuah sepeda kusam tua, menghampirinya.

“Ibu Cina, ya! Ibu mau kemana? Cepat naik ke sepeda saya, Bu! Cepat!!”

“Ojek sepeda ya…. Pak?”

Bapak dengan baju tambalan di sana sini itu mengangguk pelan. Tanpa berpikir panjang, Meli segera naik ke atas sepeda tersebut. Si lelaki tua mengayuh sepedanya kuat-kuat disertai peluh bercucuran yang membasahi bagian punggung bajunya, meninggalkan massa yang berpesta dalam amukan dan beberapa pasang mata liar yang urung mengejar mereka.

Sampai di belakang Glodok Plaza, Meli melihat banyak orang mengambil barang dari dalam toko-toko di sekitar sana. Dengan wajah puas orang-orang itu mengangkuti televisi, radio, komputer, kulkas sampai mesin cuci dan lain sebagainya.

Meli tak mengerti. Mungkinkah barang-barang itu diberikan oleh pemiliknya agar toko tersebut tak dibakar? Atau massa yang menjarahnya? Beberapa tentara tampak berjaga-jaga, namun tak melarang siapa pun yang ingin mengambil barang.

Di sudut yang sepi, Meli menyuruh bapak tua itu berhenti.

“Ada apa, Bu?”

“Pak, mendingan Bapak ikut ambil barang-barang itu dulu. Biar sepedanya saya yang jagain. Itu orang-orang pada ngambil. Ambil dulu, Pak!” ujar Meli. Hatinya tergetar melihat kemiskinan dan perjuangan lelaki tua ini untuk menghidupi keluarganya. Ya, apa salahnya ia menunggu sebentar dan menjaga sepeda ini sementara bapak itu mengangkuti barang yang bisa dia bawa pulang.

Di luar dugaan, bapak tua itu menggeleng dan tersenyum getir. “Tidak, Bu. Barang itu bukan milik saya. Bukan barang halal. Saya muslim, Bu.”

Meli tercengang beberapa saat. Benar-benar trenyuh. Orang tak mampu seperti ini, ternyata punya prinsip hidup yang sangat mulia. Saat sampai di tujuan, bapak itu hanya meminta ongkos tiga ribu rupiah, jumlah yang tak berbeda dengan bila tak ada kerusuhan. Meli memberinya empat ribu, dan bapak tua itu meninggalkannya dengan riang. “Terimakasih, Bu.”

Meli menatap lelaki tua itu hingga menjadi titik di kejauhan. Ia telah mendapat satu pelajaran yang luar biasa. Bukan dari siapa-siapa. Hanya dari seorang miskin, seorang muslim, seorang yang berbeda keyakinan dengan dirinya. Dan dengan bangga, Meli menceritakannya pada saya.





PENTINGNYA MANDI JUNUB (MANDI WAJIB) ...


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Setiap dari kita akan mengalami mandi wajib (junub) tetapi belum tentu setiap muslim tahu cara mandi wajib atau mandi junub yang benar.


Hal ini riskan sekali sebab kalau kita mendirikan shalat dalam keadaan hadast besar kita belum terangkat /hilang tentunya shalat kita tidak sah hanya dengan hilangnya hadas kecil saja dengan wudlu dan bagaimana kita nanti mempertanggungjawabkan shalat kita dikarenakan ketidak tahuan kita cara menghilangkan hadas besar dengan mandi junub ?

Kemudian kalau kita bertanya kepada diri kita sendiri : sudah pantaskah kita menyandang predikat seorang muslim kalau urusan mandi wajib saja kita tidak tahu yang sebenarnya ?

Inilah rahasianya kenapa pelajaran mandi wajib di madrasah-madrasah dan pondok pesantren lebih dini diberikan kepada para murid untuk mengantisipasi gugurnya beberapa amal/ibadah dikarenakan hadast besar yang belum terangkat dengan sempurna disebabkan kekurangpahaman mengenai syarat dan rukun mandi wajib ini.

Karena pentingnya hal ini kami menulis cara mandi junub yang benar beserta rukun-rukunnya untuk kaum muslimin sebagai salah satu penggugur kewajiban dari mencari ilmu.

Tata Cara Mandi Junub ....

Sebelum membahas detil tata cara mandi junub, ada baiknya kita mengetahui apa itu mandi junub.

Mandi junub, mandi besar atau mandi wajib adalah mandi dengan menggunakan air suci dan bersih (air mutlak) yang mensucikan dengan mengalirkan air tersebut ke seluruh tubuh mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tujuan mandi wajib adalah untuk menghilangkan hadas besar yang harus dihilangkan sebelum melakukan ibadah shalat.

Sebab/Alasan Seseorang Harus Mandi Wajib/Mandi Besar/Mandi Junub:

1. Mengeluarkan air mani baik disengaja maupun tidak sengaja
2. Melakukan hubungan seks / hubungan intim / bersetubuh
3. Selesai haid / menstruasi
4. Melahirkan (wiladah) dan pasca melahirkan (nifas)
5. Meninggal dunia yang bukan mati syahid

Bagi mereka yang masuk dalam kategori di atas maka mereka berarti telah mendapat hadas besar dengan najis yang harus dibersihkan. Jika tidak segera disucikan dengan mandi wajib maka banyak ibadah orang tersebut yang tidak akan diterima Allah SWT.

Tata Cara Mandi Wajib/Mandi Besar/Mandi Junub (Janabat) ...

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diperhatikan selama mandi karena wajib untuk dilakukan :

1. Membaca niat :

“Nawaitul ghusla lirof’il hadatsil akbari fardlol lillaahi ta’aalaa”

yang artinya “AKu niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar fardlu karena Allah”.

2. Membilas/membasuh seluluh badan dengan air (air mutlak yang mensucikan) dari ujung kaki ke ujung rambut secara merata.

3. Hilangkan najisnya bila ada.

Sunah/Sunnat Mandi Wajib/Mandi Junub/Mandi Besar ...

Berikut ini adalah hal-hal yang boleh-boleh saja dilakukan (tidak wajib hukum islamnya) :

1. Sebelum mandi membaca basmalah.
2. Membersihkan najis terebih dahulu.
3. Membasuh badan sebanyak tiga kali
4. Melakukan wudhu/wudlu sebelum mandi wajib
5. Mandi menghadap kiblat
6. Mendahulukan badan sebelah kanan daripada yang sebelah kiri
7. Membaca do’a setelah wudhu/wudlu
8. Dilakukan sekaligus selesai saat itu juga (muamalah)

Tambahan : Orang yang sedang hadas besar tidak boleh melakukan shalat, membaca al’quran, thawaf, berdiam di masjid, dan lain-lain.

Wallahu’alam bishshawab, ..
Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...








KISAH SEORANG DOKTER DAN AYAH PASIEN ..







Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Seorang dokter sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi .. Ayah dari anak yang akan dioperasi menghampirinya dan berkata : "Kenapa lama sekali anda sampai ke sini? Apa anda tidak tahu, nyawa anak saya terancam jika tidak segera di operasi ?". Labrak si ayah.

Dokter itu tersenyum, "Maaf, saya sedang tidak di RS tadi, tapi saya secepatnya ke sini setelah ditelepon pihak RS."

Kemudian ia menuju ruang operasi, .... setelah beberapa jam ia keluar dengan senyuman di wajahnya. "Alhamdulillah keadaan anak anda kini stabil." Tanpa menunggu jawaban sang ayah, dokter tersebut berkata " Suster akan membantu anda jika ada yang ingin anda tanyakan." kemudian Dokter tersebut berlalu.

"Kenapa dokter itu angkuh sekali ? Dia kan sepatutnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !" Sang ayah berkata pada suster.

Sambil meneteskan airmata suster menjawab :"Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami meneleponnya untuk melakukan operasi pada anak anda. Sekarang anak anda telah selamat, ia bisa kembali berkabung." ....

... JANGAN PΕRNΑН TERBURU2 MENILAI SESEORANG ...

Tapi maklumilah tiap jiwa disekeliling kita yang menyimpan cerita kehidupan tak terbayangkan di benak kita ...

Αdα air mata dibalik setiap senyuman ...
Αdα kasih sayang dibalik setiap amarah ...
Αdα pengorbanan dibalik setiap ketidak pedulian ...
Αdα harapan dibalik setiap kesakitan ...
Αdα kekecewaan dibalik setiap derai tawa ...

Semoga bermanfaat agar kita menjadi manusia dengan rasa maklum yang semakin luas dan bersyukur dengan apa yang telah ALLAH berikan dlm hidup ini.

INGAT, kita bukan satu-satunya manusia dengan segudang masalah ...

Tersenyumlah ..
Senyum mampu membasuh setiap luka ...
Maafkanlah ..
Maaf mampu menyembuhkan semua rasa sakit ...

Salam Terkasih ...
Dari Sahabat Untuk Sahabat ....







ADA APA DENGAN KITA ..?? ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Saudaraku, saat mobil mewah dan mulus yang kita miliki tergores, goresannya bagai menyayat hati kita. Saat kita kehilangan handphone di tengah jalan, separuh tubuh ini seperti hilang bersama barang kebanggaan kita tersebut. Saat orang mengambil secara paksa uang kita, seolah terampas semua harapan.

Tetapi saudaraku, tak sedikitpun keresahan dalam hati saat kita melakukan perbuatan yang melanggar perintah Allah, kita masih merasa tenang meski terlalu sering melalaikan sholat, kita masih berdiri tegak dan sombong meski tak sedikitpun infak dan shodaqoh tersisihkan dari harta kita, meski disekeliling kita anak-anak yatim menangis menahan lapar. Saudaraku, ada apa dengan kita?

Saudaraku, kata-kata kotor dan dampratan seketika keluar tatkala sebuah mobil yang melaju kencang menciprati pakaian bersih kita. Enggan dan malu kita menggunakan pakaian yang terkena noda tinta meski setitik dan kita akan tanggalkan pakaian-pakaian yang robek, bolong dan menggantinya dengan yang baru.

Tetapi saudaraku, kita tak pernah ambil pusing dengan tumpukan dosa yang mengotori tubuh ini, kita tak pernah merasa malu berjalan meski wajah kita penuh noda kenistaan, kita pun tak pernah tahu bahwa titik-titik hitam terus menyerang hati ini hingga saatnya hati kita begitu pekat, dan kitapun tak pernah mencoba memperbaharuinya. Saudaraku, ada apa dengan kita?

Saudaraku, kita merasa tidak dihormati saat teguran dan sapaan kita tidak didengarkan, hati ini begitu sakit jika orang lain mengindahkan panggilan kita, terkadang kita kecewa saat orang lain tidak mengenali kita meski kita seorang pejabat, pengusahan, kepala pemerintahan, tokoh masyarakat bahkan orang terpandang, kita sangat khawatir kalau-kalau orang membenci kita, dan berat rasanya saat orang-orang meninggalkan kita.

Tetapi juga saudaraku, tidak jarang kita abaikan nasihat orang, begitu sering kita tak mempedulikan panggilan adzan, tak bergetar hati ini saat lantunan ayat-ayat Allah terdengar ditelinga. Dengan segala kealpaan dan kekhilafan, kita tak pernah takut jika Allah Yang Maha Menguasai segalanya membenci kita dan memalingkan wajah-Nya, kita pun tak pernah mau tahu, Baginda Rasulullah mengenali kita atau tidak di Padang Masyhar nanti. Kita juga, tak peduli melihat diri ini jauh dari kumpulan orang-orang sholeh dan beriman. Saudaraku, tanyakan dalam hati kita masing-masing, ada apa dengan kita?

Wallahu a'lam bishshowaab ....

SUAMI KEJAM BERUBAH MENJADI SALEH ...







Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Seorang wanita salehah sedang diuji oleh Allah Azza Wa Jalla dengan seorang suami yang berperilaku buruk, bertabiat kasar, jauh dari Allah Azza wa Jalla.







Pukulan keras adalah hadiah sang suami untuknya, terjadi siang dan malam, sering hanya karena alasan sepele. berkali kali dia memikirkan untuk cerai, tetapi dia berlindung kepada Allah Azza Wa Jalla pada waktu sahur dengan terus menerus berdoa semoga Allah Azza Wa jalla membukakan hati suaminya.







hal ini berlangsung beberapa tahun,sementara dia memikul dua beban yang berat dalam hidupnya.







Beberapa kali Pak Amir, teman mereka, mengunjungi suaminya. Pak amir mengundang suaminya untuk datang ke rumah untuk mengajaknya pada kebaikan. suaminya selalu menolak, bermuka masam dan tidak mau menemui atau duduk dengan Pak Amir.







Si istri terus menerus berdoa, sabar menghadapi siksaan suaminya. pak amir kagum dengan kesabarannya menghadapi perilaku kasar suaminya. ia tak yakin ada wanita yang bisa sesabar wanita tersebut.







setelah itu datanglah pertolongan Allah Azza Wa Jalla, Iradah Allah datang memberi hidayah kepada si suami.







Setelah mendapat hidayah, dia menjadi teman dekat pak amir.

suatu kali dia menceritakan bagaimana hidayah Allah Azza Wa Jalla turun kepadanya.







" kadang kadang aku bangun pada tengah malam,dan tidak mendapati istriku disampingku.aku bangun untuk mencarinya, ternyata dia sedang bersungguh sungguh berdiri dihadapan Allah Azza Wa Jalla, berdoa terus menerus, hal itu terulang berkali kali.







aku memukulinya,juga menamparnya,kalau tidak mendapati baju setelan telah bersih dan siap pada tempatnya.celaka dia seandainya makanan kurang garam atau kebnyakan garam.

aku orang yang bengis, sampai sampai aku tidak mendengar satu kalimatpun darinya. aku tidak mau mendengar nasihat ataupun saran. bahkan amarahku mendidih karena kata-kata "shalatlah!" atau "Matikan lagunya!". kadang kadang aku memaksanya melakukan beberapa hal atau menghadiri tempat tempat yang tidak pantas dilakukan dan dihadiri oleh seorang wanita shalehah.







suatu malam dia menangis, berdoa kepada Allah Azza Wa Jalla dalam shalat malamnya.aku terbangun karena tangis dan doanya.aku merasakan seperti sebuah tusukan menembus dadaku .rasa sakit yang menjadikan diriku secepat kedipan mata membuka kembali lembaran hidupku dan sikapku kepadanya.

sementara dia TIDAK BERHENTI MENDOAKANKU.







Dengan cepat dan diliputi kekhawatiran aku bangun. hari itu aku berwudhu dan shalat Subuh berjama'ah,sejak itu aku menemukan diriku dan menemukan istriku yang telah lama menderita karena buruknya perlakuan ku padanya.







Sekarang suami tersebut menjadi orang yang sangat arif. hatinya lembut dan bersih.kebaikannya melebihi istrinya.pembawaannya shaleh.tidak melewati sepuluh yang terakhir pada bulan Ramadhan kecuali beri`tikaf di Masjidil Haram setiap tahun sejak perubahan terjadi dalam hidupnya.







Semua orang yang bertemu dengannya dan melihat pembawaannya pasti mengatakan bahwa dia termasuk generasi pertama umat islam.







Si istri pun sangat bahagia dengan perubahan suaminya.sekarang dia hidup bersama suami yang tidak mempunyai keinginan lain kecuali menerapkan petunjuk Nabi dalam bergaul dengan istri. suami itu berkata kepada pak Amir " aku ingin menjadi salah seorang yang berleher panjang pada hari kiamat"







maka dia mengajukan diri kepada pihak yang berwenang di kota tersebut dan menjadi salah seorang muazin di sana.hatinya telah tertambat di masjid,padahal dulu dia berlari darinya.







... MAHA SUCI ALLAH AZZA WA JALLA YANG MAHA MEMBOLAK BALIKAN HATI ...







.~ o ~







Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....







#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .



















TIPS DAN TRIK MENGHAFAL ASMAUL - HUSNA ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Menghafal atau menyebut di luar kepala akan Asmaul Husna adalah sarana yg insya Allah ringan untuk dilaksanakan untuk meraih surga.




Nabi Muhammad S.A.W. pernah bersabda

“Bahwasanya Allah mempunyai 99 Nama, yakni seratus kurang satu. Barang siapa menghafalnya (menyebut di luar kepala) niscaya akan dimasukkan ke dalam surga”.




Namun pada kenyataannya masih banyak di antara kita yang kesulitan untuk menghafal Asmaul Husna tersebut.




Oleh karena itu kami mencoba berbagi tips bagaimana cara menghafal Asmaul Husna. InsyaAllah jika bersungguh-sungguh kita pun akan dapat menghafalnya.




Metode ini kami sebut “Metode 2-2″

Artinya kita menghafalkan dua Asma dalam sekali penghafalan.




Secara lebih detail sebagai berikut:




1. Pastikan Anda telah memiliki daftar Asmaul Husna. Biasanya ada di belakang sampul mushaf Al-Quran.




Anda juga dapat melihat dan mencetaknya dari link ..http://id.wikipedia.org/wiki/Asma'ul_husna




(Kami sarankan untuk dicetak agar mempermudah penghafalan).




2. Kelompokkan keseluruhan Asma dalam 10 kelompok, yakni:

(1) Asma nomer 1-10

(2) Asma nomer 11-20

(3) Asma nomer 21-30

(4) Asma nomer 31-40

(5) Asma nomer 41-50

(6) Asma nomer 51-60

(7) Asma nomer 61-70

(8) Asma nomer 71-80

(9) Asma nomer 81-89

(10) Asma nomer 90-99




Kelompok (1) ...




01-02 >> Yã Raĥmãnu Yã Raĥĩmu

03-04 >> Yã Maliku Yã Quddũsu

05-06 >> Yã Salãmu Yã Mu`minu

07-08 >> Yã Muhaiminu Yã `Azĩzu

09-10 >> Yã Jabbãru Yã Mutakabbiru




Kelompok (2) ...




11-12 >> Yã Khãliqu Yã Bãri`u

13-14 >> Yã Mushawwiru Yã Ghaffãru

15-16 >> Yã Qahhãru Yã Wahhãbu

17-18 >> Yã Razzãqu Yã Fattãĥu

19-20 >> Yã `Alĩmu Yã Qãbidhu




Kelompok (3) ...




21-22 >> Yã Bãsithu Yã Khãfidlu

23-24 >> Yã Rãfi`u Yã Mu`izzu

25-26 >> Yã Mudzillu Yã Samĩ`u

27-28 >> Yã Bashĩru Yã Ĥakamu

29-30 >> Yã `Adlu Yã Lathĩfu




Kelompok (4) ...




31-32 >> Yã Khabĩru Yã Ĥalĩmu

33-34 >> Yã `Adhĩmu Yã Ghafũru

35-36 >> Yã Syakũru Yã `Aliyyu

37-38 >> Yã Kabĩru Yã Ĥafidhu

39-40 >> Yã Muqĩtu Yã Ĥasĩbu




Kelompok (5) ...




41-42 >> Yã Jalĩlu Yã Karĩmu

43-44 >> Yã Raqĩbu Yã Mujĩbu

45-46 >> Yã Wãsi`u Yã Ĥakĩmu

47-48 >> Yã Wadũdu Yã Majĩdu

49-50 >> Yã Bã`itsu Yã Syahĩdu




Kelompok (6) ...




51-52 >> Yã Ĥaqqu Yã Wakĩlu

53-54 >> Yã Qawiyyu Yã Matĩnu

55-56 >> Yã Waliyyu Yã Ĥamĩdu

57-58 >> Yã Muĥshiyyu Yã Mubdi`u

59-60 >> Yã Mu`ĩdu Yã Muĥyĩ




Kelompok (7) ...




61-62 >> Yã Mumĩtu Yã Ĥayyu

63-64 >> Yã Qayyũmu Yã Wãjidu

65-66 >> Yã Mãjidu Yã Wãĥidu

67-68 >> Yã Aĥad Yã Shamadu

69-70 >> Yã Qãdiru Yã Muqtadiru




Kelompok (8) ...




71-72 >> Yã Muqaddimu Yã Mu`akhkhiru

73-74 >> Yã Awwalu Yã Ãkhiru

75-76 >> Yã Dhãhiru Yã Bãthinu

77-78 >> Yã Wãlĩ Yã Muta`ãlii

79-80 >> Yã Barru Yã Tawwãbu




Kelompok (9) ...




81-82 >> Yã Muntaqimu Yã Afuwwu

83-84 >> Yã Ra`ũfu Yã Mãlikal Mulki

85 >> Yã Dzul Jalãli Wal Ikrãm

86-87 >> Yã Muqsithu Yã Jamĩ`u

88-89 >> Yã Ghaniyyu Yã Mughnĩ




Kelompok (10) ...




90-91 >> Yã Mãni`u Yã Dhãru

92-93 >> Yã Nãfĩ`u Yã Nũru

94-95 >> Yã Hãdĩ Yã Badĩ`u

96-97 >> Yã Bãqĩ Yã Wãritsu

98-99 >> Yã Rasyĩdu Yã Shabũru




3. Selanjutnya dari masing-masing kelompok, dibagi lagi menjadi 5 sub kelompok (pasangan).




Misalnya pada kelompok (1) :

- Asma nomer 1 dan 2 >> YAA RAHMAANU YAA RAHIIMU

- Asma nomer 3 dan 4 >> YAA MALIKU YAA QUDDUUSU

- Asma nomer 5 dan 6 >> YAA SALAAMU YAA MU’MINU

- Asma nomer 7 dan 8 >> YAA MUHAIMINU YAA `AZIIZU

- Asma nomer 9 dan 10 >> YAA JABBAARU YAA MUTAKABBIRU




4. Dalam menghafal, Anda dapat menyebut Asma – misalnya nomer




Asma 1 dan 2 >> AR-RAHMAAN AR-RAHIIM (sebagai dzikir) atau menambah YAA di depan Asma (dalam contoh ini menjadi YAA RAHMAN YAA RAHIIM – ini seperti contoh di atas dan ini yang kami praktekkan)




5. Hafalkan 1 pasangan terlebih dahulu (misalnya YAA RAHMAN YAA RAHIIM). Caranya anda harus mengucapkannya berulang-ulang (misalnya 10x). Jangan berpindah ke pasangan selanjutnya (Asma nomer 3 dan 4) jika Asma nomer 1 dan 2 ini belum benar-benar hafal.




6. Jika Asma no 1 dan 2 sudah benar-benar hafal silakan Anda hafalkan Asma no 3 dan 4. Caranya sama yaitu dengan mengucapkan berulang-ulang.




7. Jika Asma 3 dan 4 sudah hafal jangan terburu-buru menghafal ke pasangan Asma berikutnya (no 5 dan 6). Ucapkan kembali Asma nomer 1, 2, 3 dan 4 secara berurutan dan berulang-ulang hingga benar-benar hafal.




8. Jika Asma no 1, 2, 3 dan 4 sudah hafal silakan melanjutkan Asma no 5 dan 6. Jika Asma no 5 dan 6 sudah hafal. Ulangi kembali hafalan Asma no 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 berkali-kali sampai benar hafal. Jika sudah hafal baru melangkah ke dua Asma selanjutnya. Begitu seterusnya hingga Anda dapat menghafal 10 Asma dalam kelompok (1).




9. Agar tidak terlalu berat beban Anda dalam menghafal. Cukuplah dalam 1 hari Anda menghafal 1 kelompok Asma saja (kecuali Anda masih muda dan/atau memiliki kemampuan menghafal yang bagus).




Jadi misalnya:

- Hari pertama : menghafal kelompok (1)

- Hari kedua : sebelum menghafal kelompok (2), coba ucapkan kembali keseluruhan Asma pada kelompok (1). Pastikan tidak ada Asma yang salah, tertinggal maupun keliru urutannya. Jika seluruh Asma dari kelompok (1) sudah mantap silakan melanjutkan ke kelompok (2). Jika seluruh Asma dari kelompok (2) sudah berhasil dihafalkan. Silakan sebutkan keseluruhan Asma dari kelompok (1) kemudian disambung seluruh Asma dari kelompok (2).

- Hari ketiga: sebutkan kembali seluruh Asma dari kelompok (1) dan (2). Jika sudah benar-benar mantap silakan lanjutkan menghafal Asma dari kelompok (3). Jika seluruh Asma dari kelompok (3) sudah hafal silakan ulangi kembali seluruh Asma dari kelompok (1), (2) dan (3).




Demikian seterusnya sampai seluruh Asma dalam seluruh kelompok berhasil dihafalkan.




Catatan:

- Untuk kelompok (9) Asma dibagi sebagai berikut:

* Nomer 81 dan 82 >> YAA MUNTAQIMU YA AFUW

* Nomer 83 dan 84 >> YAA RA’UUFU YA MALIKAL MULK

* Nomer 85 (tanpa pasangan) >> YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM

* Nomer 86 dan 87 >> YAA MUQSITU YAA JAAMI`

* Nomer 88 dan 89 >> YAA GHANIY YAA MUGHNIY




- Untuk kelompok (10) tinggal melanjutkan saja dari kelompok (9)




- Dalam menghafal Anda dapat menggunakan tasbih (biasaya biji tasbih berjumlah 99, sesuai dengan jumlah Asmaul Husna) sebagai alat bantu untuk memastikan bahwa urutan Asma yang Anda sebutkan sudah benar. Jadi misalnya Anda menyebut Asma no 1, Anda pegang butir tasbih nomer 1 demikian seterusnya.




Selain menggunakan tasbih dapat juga Anda menggunakan jari-jari tangan Anda (saya sarankan cukup jari-jari tangan kanan Anda)




Jadi untuk menghafalkan 1 kelompok Asma cukup menggunakan 5 jari sebelah kanan Anda.




Contoh kelompok (1)

- Ibu jari : sambil menyebut Asma no 1 dan 2

- Telunjuk : sambil menyebut Asma no 3 dan 4

- Jari tengah : sambil menyebut Asma no 5 dan 6

- Jari manis : sambil menyebut Asma no 7 dan 8

- Kelingking : sambil menyebut Asma no 9 dan 10




Begitu sampai kelingking, kembali lagi ke ibu jari untuk menyebut Asma dari kelompok (2), demikian seterusnya




Dengan cara seperti yang diuraikan di atas. InsyaAllah kita akan dapat menghafal Asmaul Husna dalam waktu tidak terlalu lama. Dan jika sudah hafal hendaknya sering mengucapkan agar hafalan tersebut tidak hilang begitu saja.




(Sumber Group Mari Menghafal Asmaul Husna)




Ps : untuk melihat keseluruhan Asmaul Husna dan maknanya .. Silahkan lihat Link dibawah ini ....




.~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....










KECIL TAPI BESAR ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.




Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.




Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.




Ternyata untuk menjadi orang yang berhasil sangat mudah, cukup punya inisiatif sedikit saja




Seorang anak berkata kepada ibunya: “Ibu hari ini sangat cantik.

Ibu menjawab: “Mengapa?




Anak menjawab: “Karena hari ini ibu sama sekali tidak marah-marah.




Ternyata untuk memiliki kecantikan sangatlah mudah, hanya perlu tidak marah-marah.




Seorang petani menyuruh anaknya setiap hari bekerja giat di sawah.




Temannya berkata: “Tidak perlu menyuruh anakmu bekerja keras, Tanamanmu tetap akan tumbuh dengan subur.




Petani menjawab: “Aku bukan sedang memupuk tanamanku, tapi aku sedang membina anakku.




Ternyata membina seorang anak sangat mudah, cukup membiarkan dia rajin bekerja.




Seorang pelatih bola berkata kepada muridnya: “Jika sebuah bola jatuh ke dalam rerumputan, bagaimana cara mencarinya?




Ada yang menjawab: “Cari mulai dari bagian tengah.”




Ada pula yang menjawab: “Cari di rerumputan yang cekung ke dalam.”




Dan ada yang menjawab: “Cari di rumput yang paling tinggi.




Pelatih memberikan jawaban yang paling tepat: “Setapak demi setapak cari dari ujung rumput sebelah sini hingga ke rumput sebelah sana .




Ternyata jalan menuju keberhasilan sangat gampang, cukup melakukan segala sesuatunya setahap demi setahap secara berurutan, jangan meloncat-loncat.




Katak yang tinggal di sawah berkata kepada katak yang tinggal di pinggir jalan: “Tempatmu terlalu berbahaya, tinggallah denganku.”




Katak di pinggir jalan menjawab: “Aku sudah terbiasa, malas untuk pindah.”




Beberapa hari kemudian katak “sawah” menjenguk katak “pinggir jalan” dan menemukan bahwa si katak sudah mati dilindas mobil yang lewat.




Ternyata sangat mudah menggenggam nasib kita sendiri, cukup hindari kemalasan saja.




Ada segerombolan orang yang berjalan di padang pasir, semua berjalan dengan berat, sangat menderita, hanya satu orang yang berjalan dengan gembira. Ada yang bertanya: “Mengapa engkau begitu santai?”




Dia menjawab sambil tertawa: “Karena barang bawaan saya sedikit.”




Ternyata sangat mudah untuk memperoleh kegembiraan, cukup tidak serakah dan memiliki secukupnya saja




.~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....







KISAH SECANGKIR KOPI ASIN ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis. Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.




Dan mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop, tapi si pria sangat gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan berkata, "Kita pulang aja yuk...?".




Namun tiba-tiba si pria meminta sesuatu pada sang pramusaji, "Bisa minta garam buat kopi saya?"




Semua orang yang mendengar memandang dengan ke arah si pria, aneh sekali! Wajahnya berubah merah, tapi tetap saja dia memasukkan garam tersebut ke dalam kopinya dan meminumnya.




Si gadis dengan penasaran bertanya, "Kenapa kamu bisa punya hobi seperti ini?"




Si pria menjawab, "Ketika saya kecil, saya tinggal di daerah pantai dekat laut, saya suka bermain di laut, saya dapat merasakan rasanya laut, asin dan sedikit menggigit, sama seperti kopi asin ini. Dan setiap saya minum kopi asin, saya selalu ingat masa kanak-kanak saya, ingat kampung halaman, saya sangat rindu kampung halaman saya, saya kangen orang tua saya yang masih

tinggal di sana."




Begitu berkata kalimat terakhir, mata si pria mulai berkaca-kaca, dan sigadis sangat tersentuh akan perasaan tulus dari ucapan pria di hadapannya itu. Si gadis berpikir bila seorang pria dapat bercerita bahwa ia rindu kampung halamannya, pasti pria itu mencintai rumahnya, perduli akan rumahnya dan mempunyai tanggung jawab terhadap rumahnya. Kemudian si gadis juga mulai berbicara, bercerita juga tentang kampung halamannya nun jauh di sana , masa kecilnya, dan keluarganya.




Suasana kaku langsung berubah menjadi sebuah perbincangan yang hangat juga akhirnya menjadi sebuah awal yang indah dalam cerita mereka berdua.




Mereka akhirnya berpacaran. Si gadis akhirnya menemukan bahwa si pria itu adalah seorang lelaki yang dapat memenuhi segala permintaannya, dia sangat perhatian, berhati baik, hangat, sangat perduli ...




betul-betul seseorang yang sangat baik tapi si gadis hampir saja kehilangan seorang lelaki seperti itu!




Untung ada kopi asin!




Kemudian cerita berlanjut seperti layaknya setiap cerita cinta yang indah,sang putri menikah dengan sang pangeran dan mereka hidup bahagia selamanya, dan setiap saat sang putri membuat kopi untuk sang pangeran, ia membubuhkan garam di dalamnya, karena ia tahu bahwa itulah yang disukai oleh pangerannya.




Setelah 40 tahun, si pria meninggal dunia, dan meninggalkan sebuah surat yang berkata, "Sayangku yang tercinta, mohon maafkan saya, maafkan kalau seumur hidupku adalah dusta belaka. Hanya sebuah kebohongan yang aku katakan padamu ... tentang kopi asin."




Ingat sewaktu kita pertama kali jalan bersama? Saya sangat gugup waktu itu, sebenarnya saya ingin minta gula tapi malah berkata garam. Sulit sekali bagi saya untuk merubahnya karena kamu pasti akan tambah merasa tidak nyaman,jadi saya maju terus. Saya tak pernah terpikir bahwa hal itu ternyata menjadi awal komunikasi kita! Saya mencoba untuk berkata sejujurnya selama ini, tapi saya terlalu takut melakukannya, karena saya telah berjanji untuk tidak membohongimu untuk suatu apa pun.




Sekarang saya sekarat, saya tidak takut apa-apa lagi jadi saya katakan padamu yang sejujurnya, saya tidak suka kopi asin, betul-betul aneh dan rasanya tidak enak. Tapi saya selalu dapat kopi asin seumur hidupku sejak bertemu denganmu, dan saya tidak pernah sekalipun menyesal untuk segala sesuatu yang saya lakukan untukmu. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar dalam seluruh hidupku. Bila saya dapat hidup untuk kedua kalinya, saya tetap ingin bertemu kamu lagi dan memilikimu seumur hidupku, meskipun saya harus meminum kopi asin itu lagi.




Air mata si gadis betul-betul membuat surat itu menjadi basah. Kemudian hari bila ada seseorang yang bertanya padanya, apa rasanya minum kopi pakai garam?




Si gadis pasti menjawab, "Rasanya manis."




Kadang kita merasa kita mengenal seseorang lebih baik dari orang lain, tapi hanya untuk menyadari bahwa pendapat kita tentang seseorang itu bukan seperti yang kita gambarkan. Sama seperti kejadian kopi asin tadi.




... Tambahkan Cinta dan Kurangi Benci karena terkadang garam terasa lebih manis daripada gula ...




.~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ...










TIDAK BU, BARANG ITU BUKAN MILIK SAYA ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Meli tak menyangka akan begini jadinya. Ia terus berlari dan berlari, menghindari kerumunan dan amukan massa di sekitar Jakarta Barat. Dari kejauhan terlihat jilatan api dari beberapa gedung dan sisa asap pembakaran mobil. Massa yang beringas – yang entah datang dari mana – bersorak sorai. Kemudian terdengar suara-suara sumbang penuh hasutan:”Cari Cina! Cari Cina!”




Beberapa mata mulai memandangnya. Meli bergidik. Beberapa mulai merasa menemukan sasaran. Meli menatap ke depan. Lengang, tak ada satu kendaraan pun yang bisa membawanya pergi dari tempat itu. Cemasnya menjadi-jadi. Apa yang harus dilakukannya sekarang? Berlari sekuat-kuatnya? Masuk ke rumah penduduk? Mereka telah menutup pintu rapat-rapat tampa berani membukanya, setidaknya saat ini. Lalu? Matanya mulai nanar.




Tiba-tiba di antara bayangan kepulan asap, tampak seorang lelaki tua lusuh dengan sebuah sepeda kusam tua, menghampirinya.




“Ibu Cina, ya! Ibu mau kemana? Cepat naik ke sepeda saya, Bu! Cepat!!”




“Ojek sepeda ya…. Pak?”




Bapak dengan baju tambalan di sana sini itu mengangguk pelan. Tanpa berpikir panjang, Meli segera naik ke atas sepeda tersebut. Si lelaki tua mengayuh sepedanya kuat-kuat disertai peluh bercucuran yang membasahi bagian punggung bajunya, meninggalkan massa yang berpesta dalam amukan dan beberapa pasang mata liar yang urung mengejar mereka.




Sampai di belakang Glodok Plaza, Meli melihat banyak orang mengambil barang dari dalam toko-toko di sekitar sana. Dengan wajah puas orang-orang itu mengangkuti televisi, radio, komputer, kulkas sampai mesin cuci dan lain sebagainya.




Meli tak mengerti. Mungkinkah barang-barang itu diberikan oleh pemiliknya agar toko tersebut tak dibakar? Atau massa yang menjarahnya? Beberapa tentara tampak berjaga-jaga, namun tak melarang siapa pun yang ingin mengambil barang.




Di sudut yang sepi, Meli menyuruh bapak tua itu berhenti.




“Ada apa, Bu?”




“Pak, mendingan Bapak ikut ambil barang-barang itu dulu. Biar sepedanya saya yang jagain. Itu orang-orang pada ngambil. Ambil dulu, Pak!” ujar Meli. Hatinya tergetar melihat kemiskinan dan perjuangan lelaki tua ini untuk menghidupi keluarganya. Ya, apa salahnya ia menunggu sebentar dan menjaga sepeda ini sementara bapak itu mengangkuti barang yang bisa dia bawa pulang.




Di luar dugaan, bapak tua itu menggeleng dan tersenyum getir. “Tidak, Bu. Barang itu bukan milik saya. Bukan barang halal. Saya muslim, Bu.”




Meli tercengang beberapa saat. Benar-benar trenyuh. Orang tak mampu seperti ini, ternyata punya prinsip hidup yang sangat mulia. Saat sampai di tujuan, bapak itu hanya meminta ongkos tiga ribu rupiah, jumlah yang tak berbeda dengan bila tak ada kerusuhan. Meli memberinya empat ribu, dan bapak tua itu meninggalkannya dengan riang. “Terimakasih, Bu.”




Meli menatap lelaki tua itu hingga menjadi titik di kejauhan. Ia telah mendapat satu pelajaran yang luar biasa. Bukan dari siapa-siapa. Hanya dari seorang miskin, seorang muslim, seorang yang berbeda keyakinan dengan dirinya. Dan dengan bangga, Meli menceritakannya pada saya.




~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...




Silahkan DICOPAS atau DI SHARE atau juga men-TAG sendiri ..

jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....




[Sumber: Disadur dari Buku 'Lentera Kehidupan, Cerita Luar Biasa dari Orang-Orang Biasa' karangan Helvy Tiana Rosa] — bersamaWinda Syafitri dan 49 lainnya.















INSYA ALLAH BERMANFAAT ...

... KEAJAIBAN SHALAT DHUHA ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Yuk mari kita DHUGEM!!! Weits, bukan dhugem ajeb-ajeb loh, dhugem yang ini lebih banyak manfaatnya, lebih dari sekedar ajeb-ajeb, ceileee... Yeepp, dhugem yang saya maksud disini yaitu DHUha GEMbira (mesem.mesem).




Jujur saja saya belum rutin melaksanakannya, tapi sering merasakan manfaatnya. Percaya tidak percaya, bahkan baru selesai mengerjakan shalat dhuha, tiba-tiba ada rejeki datang, subhanallah. Sebenarnya bagi saya shalat sunah dhuha adalah ibadah yang paling mudah untuk saya lakukan, soalnya mau shalat tahajud dan puasa sunah masih susah (mewek).




Sudah banyak sekali orang yang merasakan keajaiban dari shalat dhuha. Biasanya sih manfaatnya biasa disebut dengan pembuka rejeki. Ada yang dimudahkan diterima dalam pekerjaan, dilancarkan rejekinya, de el el. So tunggu apa lagi, segera lakukan dan jreng jreng jreng, maka Anda akan tersenyum-senyum manggut-manggut merasakan nikmatnya.




Apa sih dan shalat yang bagaimana shalat dhuha itu?




Shalat dhuha adalah shalat yang dilakukan mulai dari matahari mulai terangkat naik kira-kira sepenggelah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu dhuhur. Sinar waktu dhuha merupakan pertanda dimulainya aktivitas kehidupan dibelahan bumi yang terkena pancarannya.




Nama lain shalat dhuha adalah shalat awwabin orang-orang arab menyebutnya sebagai shalat memohon taubat, shalat isyraq adalah shalat saat terbit matahari pengertiannya merujuk pada permulaan masuknya waktu shalat dhuhur.




"Demi matahari dan sinarnya pada pagi hari, demi bulan apabila mengiringinya, demi siang yang menampakkannya, demi malam apabila menutupinya, demi langit serta membinanya, demi bumi serta penghamparannya, demi jiwa serta penyempurnaannya, maka Dia mengilhamkan kepadanya kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya, dan sungguh rugi orang yang mengotorinya"(QS. As-Syams:1-10).




Berapa rakaat sih shalat dhuha itu?




Orang yang melakukan dua rakaat tercatat sebagai orang yang tidak lalai, orang yang melakukan empat rakaat sebagai ahli ibadah dan gemar melakukan hal-hal kebaikan, orang yang melakukan enam rakaat akan terjaga dari perbuatan dosa sepanjang hari itu, orang yang melakukan delapan rakaat tercatat sebagai orang-orang taat dan sukses, orang yang melakukan dua belas rakaat akan dibuatkan rumah indah didalam surga.




Nabi Muhammad saw bersabda,"Di dalam surga terdapat pintu yang bernama bab al dhuha (pintu dhuha) dan pada hari kiamat nanti ada yang memanggil,'dimana orang yang senantiasa mengerjakan shalat dhuha?'inilah pintu kamu, masuklah dengan kasih sayang (rahmat) Allah".




Hukum shalat dhuha apa?




Para ulama Maliki dan Syafi'i menyatakan bahwa shalat dhuha hukumnya adalah sunnah muakkadah berdasarkan hadits-hadits diatas. Dan dibolehkan bagi seseorang untuk tidak mengerjakannya.




Keutamaan dan manfaatnya apa saja?




Muslim, Abu Daud dan Ahmad dari Abu Dzar bahwa Rasulullah saw bersabda,"Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab setiap kali bacaan tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh orang lain agar melakukan amal kebaikan adalah sedekah, melarang orang lain agar tidak melakukan keburukan adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu maka cukuplah mengerjakan dua rakaat shalat dhuha."




Ahmad dan Abu Daud dari Buraidah bahwa Rasulullah saw bersabda,"Dalam tubuh manusia itu ada 360 ruas tulang. Ia harus dikeluarkan sedekahnya untuk tiap ruas tulang tersebut." Para sahabat bertanya,"Siapakah yang mampu melaksanakan seperti itu, wahai Rasulullah saw?" Beliau saw menjawab,"Dahak yang ada di masjid, lalu pendam ke tanah dan membuang sesuatu gangguan dari tengah jalan, maka itu berarti sebuah sedekah. Akan tetapi jika tidak mampu melakukan itu semua, cukuplah engkau mengerjakan dua rakaat shalat dhuha."




Didalam riwayat lain oleh Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairoh berkata,"Nabi saw kekasihku telah memberikan tiga wasiat kepadaku, yaitu berpuasa tiga hari dalam setiap bulan, mengerjakan dua rakaat dhuha dan mengerjakan shalat witir terlebih dahulu sebelum tidur."




Doa Sesudah Shalat Dhuha ...




ALLAAHUMMA INNADH-DHUHAA 'A DHUHAA 'UKA -

WAL BAHAA 'A BAHAA 'UKA -

WAL JAMAALA JAMAALUKA -

WAL QUWWATA QUWWATUKA -

WALQUDRATA QUDRATUKA -

WAL 'ISHMATA 'ISHMATUKA ...




ALLAAHUMMA IN KAANA RIZQII FIS-SAMAA 'I FA ANZILHU -

WA IN KAANA FIL ARDI FA AKHRIJHU -

WA IN KAANA MU'ASSARAN FA YASSIRHU -

WA IN KAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU -

WA IN KAANA BA'IIDAN FA QARRIBHU,




BIHAQQI DHUHAA 'IKA, ..

WA BAHAA 'IKA, ..

WAJAMAALIKA, ..

WA QUWWATIKA, ..

WA QUDRATIKA. ..




AATINII MAA 'ATAITA 'IBAADAKASH-SHAALIHIIN ..




ARTINYA:




"Wahai ALLAH, bahwasanya waktu Dhuha itu waktu Dhuha-MU - dan kecantikan adalah kecantikan-MU - dan keindahan adalah keindahan-MU - dan kekuatan adalah kekuatan-MU - dan kekuasaan adalah kekuasaan-MU - dan perlindungan itu adalah perlindungan-MU ..




Wahai ALLAH, jikalau rejekiku masih diatas langit, maka turunkanlah -

Dan jikalau ada didalam bumi maka keluarkanlah -

dan jikalau sukar maka mudahkanlah -

dan jika haram maka sucikanlah -

dan jikalau masih jauh maka dekatkanlah.




Dengan berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan Dan kekuasaan-MU. Limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMu yang shaleh."




Wallahu’alam bishshawab, ..

Wabillahi Taufik Wal Hidayah, ...




~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...




Silahkan DICOPAS atau DI SHARE atau juga men-TAG sendiri ..

jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....




** Sumber : http://ngerumpi.com/baca/2012/04/28/keajaiban-shalat-dhuha.html






INFORMASI PENERBANGAN GRATIS ...

... AL-JENAZAH AIRLINES, LAYANAN PENUH 24 JAM ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Bila kita akan ‘berangkat” dari alam ini, ia ibarat penerbangan ke sebuah negara.




Dimana informasi tentangnya tidak terdapat dalam brosur penerbangan, tetapi melalui Al-Qur’an dan Al-Hadist..




Di mana penerbangan bukannya dengan Garuda Airlines, Singapore Airlines, atau US Airlines, tetapi Al-Jenazah Airlines.




Di mana bekal kita bukan lagi tas seberat 23Kg, tetapi amalan yang tak lebih dan tak kurang.




Di mana bajunya bukan lagi Pierre Cardin, atau Christion Dior atau setaraf dengannya, akan tetapi kain kafan putih.




Di mana pewanginya bukan Channel atau Polo, tetapi air biasa yang suci. Di mana passport kita bukan Indonesia, British atau American, tetapi Agama-Islam.




Di mana visa kita bukan lagi sekedar 6 bulan, tetapi ‘Laailaahaillallah’. Di mana pelayannya bukan pramugari jelita, tetapi Izrail dan lain-lain. Di mana servisnya bukan lagi kelas business atau ekonomi, tetapi sekedar kain kafan yang diwangikan.




Di mana tujuan mendarat bukannya Bandara Cengkareng, Heathrow Airport atau Jeddah International, tetapi tanah pekuburan.




Di mana ruang menunggunya bukan lagi ruangan ber AC dan permadani, tetapi ruang 2×1 meter, gelap gulita. Di mana pegawai imigrasi adalah Munkar dan Nakir, mereka hanya memeriksa apakah kita layak ke tujuan yang diidamkan.




Di mana tidak perlu satpam dan alat detector. Di mana lapangan terbang transitnya adalah Al Barzah.




Di mana tujuan terakhir apakah Syurga yang mengalir sungai di bawahnya atau Neraka Jahannam.




Penerbangan ini tidak akan dibajak atau dibom, karena itu tak perlu bimbang. Sajian tidak akan disediakan, oleh karena itu tidak perlu merisaukan masalah alergi atau halal haram makanan.




Jangan risaukan cancel pembatalan, penerbangan ini senantiasa tepat waktunya, ia berangkat dan tiba tepat pada masanya. Jangan pikirkan tentang hiburan dalam penerbangan, karena anda telah hilang selera bersuka ria.




Jangan bimbang tentang pembelian tiket, karena tiket telah siap di booking sejak ruh anda ditiupkan di dalam rahim ibu. YA...!BERITA BAIK!! Jangan bimbangkan siapa yang duduk di sebelah anda. Anda adalah satu-satunya penumpang penerbangan ini.




Oleh karena itu bergembiralah selagi bisa! Dan sekiranya anda bisa! Hanya ingat! Penerbangan ini datang tanpa ‘Pemberitahuan’. Cuma perlu ingat!! Nama anda telah tertulis dalam tiket untuk Penerbangan. …




Saat penerbangan anda berangkat… tanpa doa Bismillahi Tawakkaltu ‘Alallah, atau ungkapan selamat jalan. Tetapi Inalillahi Wa Inna ilaihi Rajiuun….




Anda berangkat pulang ke Rahmatullah. Mati. ADAKAH KITA TELAH SIAP UNTUK BERANGKAT?




‘Orang yang cerdas adalah orang yang mengingat kematian. Karena dengan kecerdasannya dia akan mempersiapkan segala perbekalan untuk menghadapinya.’




ASTAGHFIRULLAH, semoga ALLAH SWT mengampuni kita beserta keluarga… Amiin




WALLAHU A’LAM

-------------------------------------------------

Catatan :

Penerbangan ini berlaku untuk segala umur… tanpa kecuali, maka perbekalan lebih baik dipersiapkan sejak dini….. sangat tidak bijak dan tidak cerdas bagi yang menunda-nunda mempersiapkan perbekalannya.




~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...




Silahkan DICOPAS atau DI SHARE atau juga men-TAG sendiri ..

jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik .... — bersama Deddy Valexa Bocah Elek dan 50 lainnya.






17







SURAT KEMATIANMU ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... MALAM ketika kau datang dan langsung duduk di sebelahku, memelukku, dan menyandarkan kepalamu di bahuku, aku terdiam. Bahkan kuurungkan niatku untuk meminta maaf atas kesalahan yang telah kupendam selama lima tahun ini. Karena kamu tak sedang ingin bicara. Hanya bersandar di bahuku dan memelukku dengan erat, seolah tak ingin lepas. Hingga kurasakan otot tanganmu yang kecil itu seperti membelit tubuh dari samping kiriku.




Namun aku memberanikan diri untuk bicara. Karena kupikir, terlalu berat menanggung rasa bersalah ini selama lebih dari setengah dasa warsa, sebuah waktu yang tak pendek untuk menyembunyikan sebuah kebohongan. Sedang aku mencintaimu dengan tulus, dan tak ingin kehilanganmu. “Sayang, tolong beri kesempatan aku bicara, lima menit saja,”. Kali ini dia tak hanya meresponku dengan diam dan geleng-geleng kepala. Jari telunjuknya bahkan langsung menutup bibirku, hingga lagi-lagi kubatalkan niatku.




“Plizzzzzzz, jangan kau ajak aku bicara. Kali ini saja! Aku sedang ingin memelukmu sekuat tenagaku, selama mungkin, sampai akhir hidupku. Karena aku takut akan kehilangan kesempatan ini, sehingga menyesal di kehidupan nanti,” tuturnya sambil terus menenggelamkan kepalanya di bahuku, hingga pundakku terasa berat.




Setelah itu, kau terdiam. Hening. Sunyi. Suasana di taman belakang rumahmu ini hanya menyisakan suara alam; semilir angin dan suara serangga malam. Aku baru ingat, inilah tempat yang sama di masa lalu, ketika aku memutuskan memilihmu sebagai pendamping hidupku. Di kursi yang sama ini, kaupun dulu memeluk dan menyandarkan kepalamu di bakuku dengan erat. Itu tujuh tahun lalu.




Satu bulan setelah itu, kita membacakan ikrar di depan penghulu, untuk mengikat simpul janji kehidupan rumah tangga yang abadi. Aku bahagia dan kaupun kuyakin merasakan yang sama. Namun dua tahun setelah pernikahan kita, aku menyakitimu –tanpa kau tahu. Bahkan hingga kini sekalipun.




Sebab selama lima tahun aku pendam sebuah rahasia besar, sebelum satu minggu lalu kuputuskan berhenti dari kesalahan ini. Berniat meminta maaf atas kesalahan terbesarku terhadapmu. Bila perlu, akan kucium kakimu dengan bersimpuh. “Kau harus tahu sayang, bahwa lima tahun perjalanan rumah tangga yang seolah menyenangkan ini, lama kuisi dengan kebohongan. Sebuah dusta yang mungkin tak termaafkan bagimu. Dan hari ini, ingin aku mengakui semua dosa itu dan berharap atas maafmu, yang kuragukan akan kauberikan kepadaku,”bersitku dalam hati.




Masih hening. Pun sunyi yang masih saja menyeruak, merindingkan bulu kakiku. Sampai ku tersadar, beban di pundaku serasa kian berat saja. Pelukanmu kian kaku mengunci tubuhku. Dan sentuhan tanganmu seperti memancarkan dingin. “Sayang, apakah kamu sakit? Biar kita ke dalam saja. Kamu harus mengistirahatkan tubuhmu di kamar,” ungkapku.




Dia tetap lelap, seolah tak mendengar ucapanku. Kucoba gerakkan tubuhnya. Kuangkat kepalanya, tapi berat. Matanya tetap terpejam. Aku pun memutuskan untuk membopongnya. Kucoba lepaskan pelukan tangannya dari tubuhku, tetapi tak berhasil. Aku merasakan tangannya kian dingin. Dia pun tak berreaksi sama sekali. Rini sayang, bangun. Ayo kita ke dalam,” pintaku dengan menepuk pipi kirinya. Tetapi lagi-lagi dia tak berreaksi.




Aku mulai panik. Dengan sedikit keras, kulepaskan pelukan tangannya. Dan akhirnya berhasil. Dengan cepat kuangkat tubuhnya ke dalam kamar. Kubaringkan tubuhmu secara perlahan ke tempat tidur. Kembali kucoba membangunkanmu, tapi gagal. Kau tidur sangat lelap? Aku semakin panik saja. Kudekatkan punggung telapak tanganku tepat di depan hidungmu. Oh tidak, nafasmu terhenti. Kupegang lehermu, nadimu pun tak berdenyut.




Dalam kondisi panik itu, aku akhirnya bisa memastikan, itriku telah pergi meninggalkanku selamanya. Tangisku pun pecah, mengisi seruangan rumah yang hanya kami tempati berdua, selama tujuh tahun ini. Aku menangisimu dengan keras, sambil memelukmu erat. “Tidak sayang, kamu pasti tengah bercanda dan menghiburku. Bangun sayang, jangan kau tinggalkan aku. Sungguh, aku tak sanggup,” teriakku sambil menatap wajahnya dan menggoyang-goyangkan tubuhnya.




Aku berharap masih ada keajaiban, sehingga dia masih bisa hidup bersamaku untuk waktu yang panjang, sampai masa tua. Masa di mana kualitas ingatan kita berdua terus menurun. Tetapi kau tetap memanggilku papah dengan lembut. Akupun memanggilnya dengan sebutan sayang. Kita masih bisa mandi bareng, melestarikan kasih sayang penuh romantisme, hingga saat-saat maut menjemput salah satu dari kita, lalu yang lainnya mengidap sepi yang sangat.




Aku terus berkhayal tentang masa depan bersamanya, sampai ujung hidup merenggut nyawa. Imajinasiku terus melayang, terus terbang, dan tanpa sadar aku nyaris tertidur. Seketika kulepaskan pelukanku, kutatap dalam-dalam wajah istriku. Air mataku menetes perlahan dan terus membanjiri pipiku. Memandangi wajahnya yang tetap cantik dan tersenyum, meski kini wajahnya telah pucat. Dia meninggalkanku dengan senyum. Tidak sepertiku yang ditinggal dengaan rasa salah, feeling guilty yang menyesakkan dadaku. Tubuh ini seperti terangkat, terbang ke cakrawala langit, hingga nafas terengah-engah.




Aku mencoba bangun, ketika tanganku merasakan sentuhan sesuatu di saku kaus berkerah istriku. Akupun mengambilnya, ternyata selembar kertas catatan. Kuberanikan diri membukanya, sedikit demi sedikit, lalu membacanya.




“Untuk suamiku tercinta, lelaki terbaik yang Tuhan kirimkan untuk mendampingiku. Aku mensyukurinya, meski harus menyesal, karena sedemikian singkat aku menikmati masa-masa indah bersama lelaki yang kubayangkan seperti pangeran berkuda dari negeri antah barantah.




Suamiku, maafkan aku, karena hanya sedikit waktu yang bisa kudedikasikan untukmu. Kanker di rahimku ini tak lagi mampu kutahan, hingga merenggut nyawaku, di usia ketujuh pernikahan kita. Sayang, aku sangat menikmati masa-masa bersamamu, sehingga tak pernah terbayangkan dalam hati dan pikiranku, untuk berpaling sejenak pun darimu. Sungguh, cintamu tak pernah tergantikan dengan lelaki manapun. Untuk satu hal ini, aku mengucap syukur kepada Tuhanku setiap waktu. Sungguh, aku merasakan keindahan bersamamu, yang tak mungkin mampu kudefinisikan.




Tetapi aku menyadari kekuranganku sebagai istri, yang secara wajar tak bisa memberikanmu keindahan memadu asmara, di setiap malam yang kaum impikan. Aku menyadari itu dan kamu pun tentu telah menyadari resiko itu sejak pertama kali memutuskan meminangku untuk hidupmu.




Itu sebabnya, aku tak marah, ketika kutahu, engkau tah tahan juga –sebagai lelaki normal- untuk mencari kepuasan dari perempuan lain yang bisa memuaskanmu. Di awal tahun ketiga pernikahan, ketika engkau mulai tergoda seorang perempuan cantik dan seksi itu, aku pun bukan tak tahu. Kudiamkan sebagai sebuah bentuk pengabdian cintaku kepadamu. Bahkan ketika akhirnya kau menikahi perempuan itu secara siri, lalu mendapatkan keturunan darinya, aku pun tak marah.




Kau mungkin tak tahu. Bahwa ketika perempuan itu berberat hati untuk menerima tawaranmu menikah, karena dia menghormati aku, maka aku pula yang meyakinkannya, tanpa sepengatahuanmu, untuk menerimamu. Aku tahu, dia perempuan yang tak hanya mampu memenuhi kebutuhan akan kepuasan biologis. Lebih dari itu, dia adalah perempuan yang jujur, berhati baik dan tulus. Dan terutama, dia sangat menyayangimu, sepertiku.




Suamiku, engkau adalah laki-laki dengan sketsa wajah yang telah kukenali secara dalam. Bahkan bau keringatmu pun kuhafal, hingga ujung hidupku. Kau tak perlu meminta maaf, atas keputusanmu mencintai perempuan desa itu, untuk menikahinya, dan untuk memberinya keturunan. Aku tak marah. Ini konsekuensi cinta yang harus kubayar. Karena kutahu, hingga akhir hayatku, engkau masih setia menemaniku, tak pernah terbersit sedikitpun meninggalkanku. Menemaniku hingga saat-saat kematianku adalah lebih dari cukup bagiku, perempuan tak normal yang gagal memberikanmu keturunan.




Jangan pernah menyesal dan menangisi keputusanmu itu. Dan kau pun tak perlu meminta maaf. Karena sejak awal kutahu keputusanmu itu, aku telah memaafkanmu. Sama sekali aku tak menganggapmu berselingkuh, apalagi mengkhianatiku. Maka, untuk yang terakhir kalinya, aku memintamu memberiku satu senyuman terindah, seperti yang pernah tercatat dalam keabadaian hatiku, saat pertama kali kau tatap wajahku.




Selamat tinggal suamiku tersayang. Kutunggu kau, pertemuanmu dan anak-anakmu, di kehidupan berikutnya. Aku mencintaimu lebih dari yang kau tahu.




Istrimu yang sangat mencintaimu,

Rini




Mendadak semuanya gelap. Tak ada kehidupan.***




- Oleh Akhmad Saefudin -




~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...




Silahkan DICOPAS atau DI SHARE atau juga men-TAG sendiri ..

jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....




** Sumber :http://fiksi.kompasiana.com/prosa/2009/10/27/surat-kematianmu/ — bersama Okta Putri dan 49 lainnya.



20



















SUBHANALLAH, ... JENAZAH SEORANG ULAMA TETAP UTUH SETELAH 26 TAHUN TERKUBUR .. (Kisah Nyata) ...




Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Pada Minggu, 02 Agustus 2009, Jalan Garuda Pintu Air Rt.03/02 Jurumudi Baru, Kec. Benda, Tangerang, telah dikejutkan oleh sebuah berita penemuan sesosok jenazah yang masih utuh. Mereka terkejut karena kejadian ini tidak masuk akal. Bagaimana tidak? Jenazah yang sudah dikubur puluhan tahun, tapi kondisinya masih utuh, termasuk kain mori yang membungkus tubuhnya dengan rapat.




Kejadian tersebut benar adanya, bukan rekayasa manusia yang sengaja mencari sensasi. Ini murni merupakan bentuk dari salah satu kekuasaan Allah yang telah dipertunjukkan kepada manusia bahwa jenazah pun masih bisa utuh, tidak lapuk dimakan rayap atau binatang tanah lainnya, jika selama hidupnya dia seorang yang beriman dan bertakwa kepada Allah swt.




Keajaiban Tuhan kerapkali terjadi di sekitar kita. Ditemukannya sesosok jenazah utuh di Jurumudi Baru, Benda, Tangerang, merupakan salah satunya.




Pertanyaannya: Siapakah sosok jenazah yang mendapatkan kemuliaan dari Allah tersebut? Bagaimana perilaku sewaktu hidupnya, hingga Allah begitu menjaga jenazahnya selama bertahun-tahun?




Sosok jenazah utuh itu bernama KH. Abdullah bin KH. Mu’min. Semasa hidupnya beliau pernah menjabat sebagai mantan Wakil Ketua Pengadilan Agama Tangerang. Dia seorang pejabat, tapi hidupnya sangat sederhana. Jauh dari korupsi. Padahal, kesempatan itu terbuka lebar di depan mata. Ke mana-mana ia selalu pakai sepeda onthel. Satu hal yang sebenarnya berbalik seratus derajat dengan jabatannya kala itu.




“Saat kecil, saya suka dianter Bapak pakai sepeda ke sekolah. Bapak pernah disuruh naik motor, tapi ia tidak mau,” ujar Ahmad Pathi, putra keenam almarhum.




Bahkan, ke kantor pun yang jaraknya lumayan jauh, almarhum suka pakai sepeda. Paling banter, ia dijemput naik motor atau mobil orang lain. Begitulah kesederhanaan almarhum, yang kemudian diajarkan pada anak dan santri-santrinya.




Lebih dari itu, beliau adalah seorang mu’allim (orang berilmu), kyai, dai, ustadz, dan guru besar. Warga Jurumudi Baru menyebutnya “Buya”. Sebuah gelar yang tidak mudah didapatkan, tentunya. Sebuah gelar kemuliaan atas kedalaman ilmunya dan keluarbiasaan etikanya. Ya, beliau terkenal sangat wara’ (rendah hati).




Alharmum merupakan didikan Darul ‘Ulum, Mekkah al-Mukarramah. Ketika perang dunia kedua berkecamuk, beliau dipanggil pemerintah untuk pulang. Seluruh pelajar Indonesia di luar negeri, diharuskan pulang ke negaranya saat itu. “Mungkin untuk bela negara,” ujar Ahmad Pathi, lelaki berusia 50 tahunan ini. Padahal, saat itu masa belajarnya baru enam tahun di sana (bukan 25 tahun, seperti yang ditulis banyak media) dan ia berniat ingin lebih lama lagi di negeri suci tersebut. Namun, apa daya, kondisi dalam negeri yang sedang berkecamuk perang, memaksanya untuk pulang ke kampung halaman.




Sekembalinya dari Mekkah, hidup almarhum banyak diabdikan untuk kepentingan agama. Ia kerapkali mengisi pengajian di kampungnya dan desa tetangga, baik sebagai khatib Jum’at, pemimpin doa dan ceramah agama. Selain itu, ia juga mendirikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Ihsanuddiniyyah di atas tanah wakaf dan mushola Al-Najat, yang letaknya berada di bibir sungai Cisadane.




Menurut Ahmad Pathi, tanah wakaf yang di atasnya terdapat MI itu pernah digugat oleh salah seorang ahli warisnya. Ia datang mencak-mencak dan minta tanah itu dikembalikan kepada keluarganya. Padahal, ia masih keluarga jauh. Tapi, apa jawaban almarhum saat itu, “Silakan saja diambil tanahnya. Kalau mau, madrasahnya juga sekalian, nggak apa-apa.”




Almarhum, di mata anak-anaknya, memang terkenal sangat sabar. Termasuk dalam menghadapi kasus di atas. Emosinya tidak mudah terpancing. Akhirnya, hingga kini tanah itu pun tidak jadi digugatnya. Ini mungkin berkat kesabaran almarhum.




Meski terkenal sabar, almarhum begitu ketat dalam mendidik pelajaran agama pada anak dan muridnya. “Saya pernah disabet dan ditabok karena nggak bisa,” kenang Ahmad Pathi, yang baru kali ini menangis saat diwawancarai, padahal sudah beberapa kali media mewawancarainya.




Almarhum memiliki tiga istri. Dari pernikahan pertamanya dengan Rohani (almarhumah), beliau dikaruniai dua anak. Dari istri keduanya, Maswani (almarhumah), dikaruniai lima anak. Terakhir, beliau menikahi Hj. Romlah asal Kramat Pulo dan tidak dikaruniai anak.




Almarhum meninggal pada 22 Oktober 1983 karena gagal ginjal. Ia sempat dirawat di RSCM sebelum ajal merenggutnya. Menurut Ahmad Pathi, saat dikuburkan pertama kali, sebenarnya tidak ada yang ganjil pada prosesi penguburannya, misal kuburannya melebar, wangi. Namun, setelah kuburannya dibongkar, keajaiban itu justru muncul. Jenazahnya ditemukan masih utuh setelah 26 tahun terkubur. Ini benar-benar mengejutkan, yang membuat banyak warga berduyun-duyun datang melihatnya.




Korban Pembuatan Jalan Baru ...




Ditemukannya jenazah utuh KH. Abdullah bin KH. Mu’min berawal dari proyek pembuatan jalan baru yaitu Jalan Garuda, yang menghubungkan daerah Tangerang ke Bandara Soekarno Hatta. Akibat proyek ini banyak rumah dan bangunan lainnya yang harus digusur, salah satunya makam almarhum KH. Abdullah bin KH. Mu’min dan mushola al-Najat, yang letaknya dekat dengan Pesantren Ash-Shiddiqiyah II milik KH. Noer Muhammad Iskandar SQ.




“Sejak tahun lalu, kami sebenarnya sudah diminta oleh Pemda Tangerang melalui Lurah Jurumudi agar makam dan mushola segera dibongkar. Tapi, kami tetap kukuh untuk mempertahankannya,” ujar H. Abdul Baqi (62 th), putra ke-2 dari istri pertama almarhum yang bernama Ibu Rohani.




Pasalnya, itu adalah makam bersejarah seorang ulama terkenal di kampungnya. Jadi, keluarga pun mempertahankannya. Sikap kukuh keluarga ini ternyata didukung warga setempat. Padahal, hampir seluruh rumah dan bangunan yang sejajar dengan bangunan makam dan mushola tersebut sudah dibongkar habis. “Malahan, di daerah Tangerang sana, jalannya sudah selesai dibuat,” ujar H. Abdul Baqi.




Namun, karena desakan pemerintah dan permintaan dari lurah, akhirnya keluarga besar KH. Abdullah luluh juga hatinya. “Itu juga kami minta habis lebaran saja pembongkarannya,” ujar Ahmad Pathi. Namun, waktunya tak bisa diundur lagi. Akhirnya, pada hari Minggu, 02 Agustus 2009, keluarga pun sepakat untuk membongkar makam dan mushola.




Pertama kali yang dibongkar adalah makam. Pembongkaran dilakukan pada jam 08.00 WIB. Jadi, keadaan masih pagi, ketika sebagian orang mungkin banyak yang pergi ke kantor untuk bekerja. “Atas upaya pembongkaran ini, kami tidak mengundang banyak orang untuk datang,” ujar H. Abdul Baqi. Namun, ketika pembongkaran itu baru saja dimulai, orang pada berdatangan untuk melihat. Mereka mungkin penasaran karena sosok yang ada di dalamnya adalah seorang kyai yang kharismatik dan juga karena proses pembongkarannya yang berkali-kali molor.




Pembongkaran dilakukan orang lain. Keluarga hanya mengontrolnya dari atas. Perlahan-lahan tanah digali dengan dua cangkul. Makin lama galian itu semakin dalam hingga datang satu kejadian dahsyat, yang membuat mata orang terbelalak terkejut. Papan-papan yang terbuat dari kayu kamper yang menutup tubuh jenazah, tampak masih utuh dan tidak patah sedikit pun. Ini benar-benar ajaib. Warnanya saja berubah, agak gelap sedikit. Padahal, logikanya, kayu apapun jika ditanam sangat lama, apalagi sampai 26 tahun, bisa hancur dimakan rayap atau binatang tanah. Tapi, ini tidak terjadi dan ini benar-benar tidak masuk akal.




Keterkejutan orang tidak berhenti sampai di situ. Saat papan-papan itu diangkat ke atas, mereka kembali dibuat terkejut karena melihat sesosok jenazah yang masih utuh, persis ketika pertama kali dikuburkan. Hanya saja, kain mori (kain jenazah) sudah tampak kotor dengan lumpur. Bukan itu saja, jenazah juga tampak sangat harum dan rambutnya agak memutih.




Kejadian itu pun membuat terpana banyak orang. Bahkan, sebagian orang ada yang menangis, tak terkecuali keluarganya sendiri. Ahmad Pathi segera turun ke bawah dan mengangkat bagian kepala dan pundak bapaknya. “Saat itu hati saya berdesir ingin menangis karena haru,” ujarnya.




Jenazah almarhum KH. Abdullah itu lalu dibawa ke mushola yang baru sebagian dibongkar. Setelah dibersihkan lagi dan dishalatkan, jenazah itu pun segera dikuburkan lagi. “Kami tidak ingin jenazah ini menjadi tontonan banyak orang,” ujar Ahmad Pathi. Akhirnya, jam 11.00 WIB hari itu juga, jenazah pun dikuburkan kembali di pemakaman keluarga yang letaknya hanya beberapa meter dari kuburan sebelumnya. Di situ sudah ada makam salah seorang anak dan istrinya.




Saat dikubur kembali, kain mori lama yang membungkus tubuh jenazah tidak dibuang. Kain itu tetap melekat dan ditambah lagi dengan kain yang baru seukuran 3 meter. “Jadi, jenazah bapak dibungkus double dengan kain yang lama dan kain yang baru,” ujar Ahmad Pahti. Dan sebagai saksi sejarah, salah satu papan yang ditemukan utuh itu, diambil dan disimpan di rumahnya. Sementara papan-papan yang lain dikuburkan lagi bersama jenazah KH. Abdullah.




Berita ditemukannya jenazah utuh KH. Abdullah ini telah membuat geger banyak orang, tidak saja di kawasan Tangerang, tapi juga melintasi batas daerah. Apalagi, setelah beritanya dimunculkan di salah satu televisi swasta. Banyak orang berdatangan dan penasaran untuk melihatnya. Tak terkecuali wartawan media massa atau elektronik, saling berebut untuk mendapatkan beritanya, termasuk Hidayah.




Namun, satu kisah tersisa dari kejadian di atas adalah ada sebagian orang yang tidak mempercayainya. Bahkan, ada seorang ahli forensik yang meragukan kebenaran berita tersebut, tanpa melihatnya secara langsung. Polres Tangerang pun sampai datang dua kali ke sana untuk mengkroscek kebenarannya. “Jangan-jangan ini hanya untuk cari sensasi saja seperti kasus-kasus yang lain,” ujar Ahmad Pathi. Namun setelah dicek langsung, akhirnya berita itu nyata adanya.




Dalam kacamata agama, terutama kaum sufistik, apa yang terjadi pada jenazah KH. Abdullah bin KH. Mu’min sangat bisa terjadi. Jika Allah sudah berkehendak, maka apapun yang terlihat mustahil bisa menjadi mungkin. Mungkin kita ragu bahwa jenazah yang lama, bahkan puluhan tahun, terkubur masih bisa utuh. Namun, keraguan itu akan sirna jika kita mengetahui bahwa jenazah yang dikubur adalah seorang yang alim, shaleh, baik hati atau hafidz.




Satu hal yang harus diketahui bahwa almarhum juga seorang hafidz (penghafal al-Qur’an). Dia menguasai seluruh ayat al-Qur’an yang jumlahnya 30 juz dan 144 surat tersebut. Ini semua didapatkannya karena pengembaraannya ke Darul Ulum, Mekkah Al-Mukarramah, selama enam tahun.




Dalam banyak kasus yang dihadapi oleh Hidayah, jenazah seorang hafidz kerapkali masih utuh meski bertahun-tahun dikubur. Apalagi, jika dia juga seorang yang terkenal alim pada masanya. Standar yang kita pakai dalam kasus ini adalah standar agama, bukan ilmu forensik dan sebagainya.




Semoga apa yang terjadi pada jenazah KH. Abdullah di atas bisa dijadikan pelajaran kita semua bahwa jika kita ingin menjadi ahli surga, maka haruslah menjadi orang yang baik di mata masyarakat dan di mata Allah. Syukur-syukur kita adalah seorang hafidz al-Qur’an, ustadz, kyai, ulama dan sebagainya. Insya Allah, almarhum KH. Abdullah bin KH. Mu’min di antara golongan orang-orang yang ahli surga. Aamiin.




(Komentar Anak Beliau)




H. Abdul Baqi, Putra ke-2 almarhum ...




“Keluarga awalnya tidak setuju makam dibongkar. Tetapi, setelah melalui proses yang cukup lama, akhirnya kami ikhlas jika makam dan mushola yang disampingnya juga dibongkar. Saat terjadi pembongkaran ini, banyak sekali warga yang datang untuk melihatnya, apalagi setelah diketahui jenazahnya masih utuh.







Ahmad Fathi, Putra ke-6 almarhum ...




“Saya ikut memegang kepala bapak saat jenazah diangkat dari kuburan ke atas. Bentuknya masih benar-benar utuh. Ini membuat hati saya terenyuh menangis. Ternyata tubuh bapak dijaga Allah. Ini benar-benar pelajaran penting bagi saya dan keluarga untuk setidaknya bisa menjadi orang yang baik seperti bapak.”




- eepkhunaefi@gmail.com -




~ o ~




Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...

Silahkan DICOPAS atau DI SHARE jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....




#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik ....
.
WANITA DALAM MATEMATIKA ...
Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Al Khawarizmi, seorang ahli Matematika Muslim ditanya tentang wanita terbaik ... Dia menjawab :
Jika wanita solehah dan beragama = 1
Jika dia cantik, tambah 0 dibelakang 1 = 10
Jika dia kaya, tambah lagi 0 = 100
Dan jika dia dari keluarga baik-baik, tambah lagi 0 = 1000
Tetapi jika yang ’1′ tiada …
Maka, tiada apa yang tersisa pada wanita tersebut kecuali sekelompok ’0′ belaka ..










SEBUAH KISAH CINTA YANG BERAKHIR MENYAKITKAN ...




Bunga dan Doni tumbuh bersama di sebuah kota kecil, rumah mereka berdekatan. Dimana ada Bunga pasti ada Doni. Masa kecil yang begitu indah mereka lalui bersama, bermain bola, petak umpet, mencuri mangga milik tetangga dan kenakalan – kenalan anak kecil lainnya. Dari Taman Kanak – kanak sampai SMA pun mereka bersama. Mereka berbagi semua dan menghabiskan banyak waktu bersama dalam dan setelah sekolah.Tetapi hubungan mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman.

Bunga menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Doni. Dia memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri. TAKUT! Takut akan penolakan, takut jika Doni tidak merasakan hal yang sama, takut kalau Doni tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersama Doni dan dengan harapan, bahwa Doni lah yang akan mengatakan bagaimana perasaannya kepada Bunga.

Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Doni dan Bunga pergi ke arah yang berlainan. Doni melanjutkan studinya keluar negeri, sedangkan Bunga mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling berhubungan, dengan surat , saling mengirimkan foto masing-masing dan saling mengirimkan hadiah. Bunga merindukan Doni akan kembali. Dia telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada Doni bagaimana perasaan cintanya, jika Doni kembali.

Dan tiba – tiba, surat dari Doni terhenti. Bunga menulis kepadanya, tetapi tidak ada jawaban.

Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di kepalanya.

Dua tahun berlalu dan Bunga tetap berharap bahwa Doni akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat. Dan doanya terkabul.

Dia menerima surat dari Doni , mengatakan… .

” Bunga, aku punya kejutan untukmu…temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat menunggu untuk menemuimu lagi.. Cinta dan cium Doni”

Bunga berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas kata – kata itu.

Ketika harinya telah tiba, Bunga menunggu dengan cemas. Dia memakai pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia mencari Doni kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Doni.

cantikKemudian datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna merah yang seksi.

Dia begitu perhatian melihat Bunga,

“Hai! Aku Dina, temannya Doni. Kamu Bunga?” tanyanya.

Bunga menganggukkan kepala.

“Maaf, aku punya kabar buruk bagimu. Doni tidak akan datang. Dia tidak akan pernah bisa datang lagi,” kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundaknya Bunga.

Bunga tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar!!! Apa yang telah terjadi?? Bunga bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya menjadi pucat.

“Dimana Doni ? Apa yang terjadi padanya??? Katakan padaku…” Bunga memohon kepada si wanita.

Si wanita melihat dengan cermat ke Bunga dan dia menepuk pundak Bunga dan mengatakan

“ALAMAK BUNGA … INI EIKE DONI … APAKAH EIKE TERLIHAT CANTIK SEKARANG? AIH …. AIH .. …. YEY NGGAK BISA NGENALIN EIKE LAGI YAAH??? IHHH…SEBEL DEH ……!!!”

………dan kemudian Bunga pun langsung terkapar tak sadarkan diri…..






SEBUAH KISAH CINTA YANG BERAKHIR MENYAKITKAN ...

Bunga dan Doni tumbuh bersama di sebuah kota kecil, rumah mereka berdekatan. Dimana ada Bunga pasti ada Doni. Masa kecil yang begitu indah mereka lalui bersama, bermain bola, petak umpet, mencuri mangga milik tetangga dan kenakalan – kenalan anak kecil lainnya. Dari Taman Kanak – kanak sampai SMA pun mereka bersama. Mereka berbagi semua dan menghabiskan banyak waktu bersama dalam dan setelah sekolah.Tetapi hubungan mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman.

Bunga menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Doni. Dia memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri. TAKUT! Takut akan penolakan, takut jika Doni tidak merasakan hal yang sama, takut kalau Doni tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersama Doni dan dengan harapan, bahwa Doni lah yang akan mengatakan bagaimana perasaannya kepada Bunga.

Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Doni dan Bunga pergi ke arah yang berlainan. Doni melanjutkan studinya keluar negeri, sedangkan Bunga mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling berhubungan, dengan surat , saling mengirimkan foto masing-masing dan saling mengirimkan hadiah. Bunga merindukan Doni akan kembali. Dia telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada Doni bagaimana perasaan cintanya, jika Doni kembali.

Dan tiba – tiba, surat dari Doni terhenti. Bunga menulis kepadanya, tetapi tidak ada jawaban.

Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di kepalanya.

Dua tahun berlalu dan Bunga tetap berharap bahwa Doni akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat. Dan doanya terkabul.

Dia menerima surat dari Doni , mengatakan… .

” Bunga, aku punya kejutan untukmu…temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat menunggu untuk menemuimu lagi.. Cinta dan cium Doni”

Bunga berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas kata – kata itu.

Ketika harinya telah tiba, Bunga menunggu dengan cemas. Dia memakai pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia mencari Doni kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Doni.

cantikKemudian datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna merah yang seksi.

Dia begitu perhatian melihat Bunga,

“Hai! Aku Dina, temannya Doni. Kamu Bunga?” tanyanya.

Bunga menganggukkan kepala.

“Maaf, aku punya kabar buruk bagimu. Doni tidak akan datang. Dia tidak akan pernah bisa datang lagi,” kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundaknya Bunga.

Bunga tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar!!! Apa yang telah terjadi?? Bunga bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya menjadi pucat.

“Dimana Doni ? Apa yang terjadi padanya??? Katakan padaku…” Bunga memohon kepada si wanita.

Si wanita melihat dengan cermat ke Bunga dan dia menepuk pundak Bunga dan mengatakan

“ALAMAK BUNGA … INI EIKE DONI … APAKAH EIKE TERLIHAT CANTIK SEKARANG? AIH …. AIH .. …. YEY NGGAK BISA NGENALIN EIKE LAGI YAAH??? IHHH…SEBEL DEH ……!!!”

………dan kemudian Bunga pun langsung terkapar tak sadarkan diri…..






BENING HATI BERBALAS SURGA ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Suatu hari, Rasulullah sedang duduk di masjid dikelilingi para sahabat. Beliau tengah mengajarkan ayat-ayat Qur'an.

Tiba-tiba Rasulullah berhenti sejenak dan berkata,"Akan hadir diantara kalian seorang calon penghuni surga". Para sahabat pun bertanya-tanya dalam hati, siapakah orang istimewa yang dimaksud Rasulullah ini?. Dengan antusias mereka menunggu kedatangan orang tersebut. Semua mata memandang ke arah pintu.

Tak berapa lama kemudian, seorang laki-laki melenggang masuk masjid. Para sahabat heran, inikah orang yang dimaksud Rasulullah? Dia tak lebih dari seorang laki-laki dari kaum kebanyakan. Dia tidak termasuk di antara sahabat utama. Dia juga bukan dari golongan tokoh Quraisy. Bahkan, tak banyak yang mengenalnya. Pun, sejauh ini tak terdengar keistimewaan dia.

Ternyata, kejadian ini berulang sampai tiga kali pada hari-hari selanjutnya. Tiap kali Rasulullah berkata akan hadir di antara kalian seorang calon penghuni surga, laki-laki tersebutlah yang kemudian muncul.

Maka para sahabat pun menjadi yakin, bahwa memang i-laki itulah yang dimaksud Rasulullah. Mereka juga menjadi semakin penasaran, amalan istimewa apakah yang dimiliki laki-laki ini hingga Rasulullah menjulukinya sebagai calon penghuni surga?

Akhirnya, para sahabat pun sepakat mengutus salah seorang di antara mereka untuk mengamati keseharian laki-laki ini. Maka pada suatu hari, sahabat yang diutus ini menyatakan keinginannya untuk bermalam di rumah laki-laki tersebut. Si laki-laki calon penghuni surga mempersilakannya.

Selama tinggal di rumah laki-laki tersebut, si sahabat terus-menerus mengikuti kegiatan si laki-laki calon penghuni surga. Saat si laki-laki makan, si sahabat ikut makan.

Saat si laki-laki mengerjakan pekerjaan rumah, si sahabat menunggui. Tapi ternyata seluruh kegiatannya biasa saja. "Oh, mungkin ibadah malam harinya sangat bagus," pikirnya.

Tapi ketika malam tiba, si laki-laki pun bersikap biasa saja. Dia mengerjakan ibadah wajib sebagaimana biasa. Dia membaca Qur'an dan mengerjakan ibadah sunnah, namun tak banyak. Ketika tiba waktunya tidur, dia pun tidur dan baru bangun ketika azan subuh berkumandang.

Sungguh, si sahabat heran, karena ia tak jua menemukan sesuatu yang istimewa dari laki-laki ini. Tiga malam sang sahabat bersama sang calon penghuni surga, tetapi semua tetap berlangsung biasa. Apa adanya.

Akhirnya, sahabat itu pun pun berterus terang akan maksudnya bermalam. Dia bercerita tentang pernyataan Rasulullah. Kemudian dia bertanya, "Wahai kawan, sesungguhnya amalan istimewa apakah yang kau lakukan sehingga kau disebut salah satu calon penghuni surga oleh Rasulullah? Tolong beritahu aku agar aku dapat mencontohmu" .

Si laki-laki menjawab, "Wahai sahabat, seperti yang kau lihat dalam kehidupan sehari-hariku. Aku adalah seorang muslim biasa dengan amalan biasa pula. Namun ada satu kebiasaanku yang bisa kuberitahukan padamu. Setiap menjelang tidur, aku berusaha membersihkan hatiku. Kumaafkan orang-orang yang menyakitiku dan kubuang semua iri, dengki, dendam dan perasaaan buruk kepada semua saudaraku sesama muslim. Hingga aku tidur dengan tenang dan hati bersih serta ikhlas. Barangkali itulah yang menyebabkan Rasulullah menjuluki demikian."

Mendengar penjelasan itu, wajah sang sahabat menjadi berseri-seri. "Terima kasih kawan atas hikmah yang kau berikan. Aku akan memberitahu para sahabat mengenai hal ini". Sang sahabat pun pamit dengan membawa pelajaran berharga.

~ o ~






KISAH NYATA SEORANG PUTRI SHALIHAH YG MENAKJUBKAN ...

Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Kisah seorang wanita yang bernama ‘Abiir yang sedang dilanda penyakit kanker. Ia mengirimkan sebuah surat berisi kisahnya ke acara keluarga mingguan “Buyuut Muthma’innah” (rumah idaman) di Radio Qur’an Arab Saudi, lalu menuturkan kisahnya yang membuat para pendengar tidak kuasa menahan air mata mereka.

Kisah yang sangat menyedihkan ini dibacakan di salah satu hari dari sepuluh terakhir di bulan Ramadhan lalu (tahun 2011).

Berikut ini kisahnya –sebagaimana dituturkan kembali oleh sang pembawa acara DR Adil Alu Abdul Jabbaar- :

Ia adalah seorang wanita yang sangat cantik jelita dan mengagumkan, bahkan mungkin tidak berlebihan jika dikatakan bahwa kecantikannya merupakan tanda kebesaran Allah. Setiap lelaki yang disekitarnya berangan-angan untuk memperistrikannya atau menjadikannya sebagai menantu putra-putranya.

Hal ini jelas dari pembicaraan ‘Abiir tatkala bercerita tentang dirinya dalam acara Radio Qur’an Saudi “Buyuut Muthma’innah”. Ia bertutur tentang dirinya:

“Umurku sekarang 28 tahun, seorang wanita yang cantik dan kaya raya, ibu seorang putri yang berumur 9 tahun yang bernama Mayaa’. Kalian telah berbincang-bincang tentang penyakit kanker, maka izinkanlah aku untuk menceritakan kepada kalian tentang kisahku yang menyedihkan….dan bagaimana kondisiku dalam menghadapi pedihnya kankerku dan sakitnya yang berkepanjangan, dan perjuangan keras dalam menghadapinya.

Bahkan sampai-sampai aku menangis akibat keluhan rasa sakit dan kepayahan yang aku rasakan. Aku tidak akan lupa saat-saat dimana aku harus menggunakan obat-obat kimia, terutama tatkala pertama kali aku mengkonsumsinya karena kawatir dengan efek/dampak buruk yang timbul…akan tetapi aku sabar menghadapinya..meskipun hatiku teriris-iris karena gelisah dan rasa takut. Setelah beberapa lama mengkonsumsi obat-obatan kimia tersebut mulailah rambutku berguguran…rambut yang sangat indah yang dikenal oleh orang yang dekat maupun yang jauh dariku. Sungguh…rambutku yang indah tersebut merupakan mahkota yang selalu aku kenakan di atas kepalaku. Akan tetapi penyakit kankerlah yang menggugurkan mahkotaku…helai demi helai berguguran di depan kedua mataku.

Pada suatu malam datanglah Mayaa’ putriku lalu duduk di sampingku. Ia membawa sedikit manisan (kue). Kamipun mulai menyaksikan sebuah acara di salah satu stasiun televisi, lalu iapun mematikan televisi, lalu memandang kepadaku dan berkata,

“Mama…engkau dalam keadaan baik..??”. Aku menjawab, “Iya”. Lalu putriku memegang uraian rambutku…ternyata uraian rambut itupun berguguran di tangan putriku. Iapun mengelus-negelus rambutku ternyata berguguran beberapa helai rambutku di hadapannya.

Lalu aku berkata kepada putriku, “Bagaimana menurutmu dengan kondisiku ini wahai Mayaa’..?”, iapun menangis. Lalu iapun mengusap air matanya dengan kedua tangannya, seraya berkata, “Waha mama…rambutmu yang gugur ini adalah amalan-amalan kebaikan”, lalu iapun mulai mengumpulkan rambut-rambutku yang berguguran tadi dan meletakkannya di secarik tisu.

Akupun menangis melihatnya hingga teriris-iris hatiku karena tangisanku, lalu aku memeluknya di dadaku, dan aku berdoa kepada Allah agar menyembuhkan aku dan memanjangkan umurku demi Mayaa’ putriku ini, dan agar aku tidak meninggal karena penyakitku ini, dan agar Allah menyabarkan aku menahan pedihnya penyakitku ini….

Keeseokan harinya akupun meminta kepada suamiku alat cukur, lalu akupun mencukur seluruh rambutku di kamar mandi tanpa diketahui oleh seorangpun, agar aku tidak lagi sedih melihat rambutku yang selalu berguguran… di ruang tamu…, di dapur…di tempat duduk…di tempat tidur…di mobil…tidak ada tempat yang selamat dari bergugurnya rambutku.

Setelah itu akupun selalu memakai penutup kepala di rumah, akan tetapi Mayaa putriku mengeluhkan akan hal itu lalu melepaskan penutup kepalaku. Iapun terperanjak melihat rambutku yang tercukur habis. Ia berkata, “Mama..kenapa engkau melakukan ini ?!, apakah engkau lupa bahwa aku telah berdoa kepada Allah agar menyembuhkanmu, dan agar rambutmu tidak berguguran lagi?!.

Tidakkah engkau tahu bahwasanya Allah akan mengabulkan doaku…Allah akan menjawab permintaanku…!!, Allah tidak menolak permintaanku…!!. Aku telah berdoa untukmu mama dalam sujudku agar Allah mengembalikan rambutmu lebih indah lagi dari sebelumnya…lebih banyak dan lebih cantik. Mama…sudah sebulan aku tidak membeli sarapan pagi di sekolah dengan uang jajanku, aku selalu menyedekahkan uang jajanku untuk para pembantu yang miskin di sekolah, dan aku meminta kepada mereka untuk mendoakanmu.

Mama…tidakkah engkau tahu bahwasanya aku telah meminta kepada sahabatku Manaal agar meminta neneknya yang baik untuk mendoakan kesembuhanmu??. Mamaa…aku cinta kepada Allah…dan Dia akan mengabulkan doaku dan tidak akan menolak permintaanku…dan Dia akan segera menyembuhkanmu”

Mendengar tuturan putriku akupun tidak kuasa untuk menahan air mataku…begitu yakinnya ia…, begitu kuat dan berani jiwanya…lalu akupun memeluknya sambil menangis…”.

Putriku lalu duduk bertelekan kedua lututnya menghadap kiblat dan mengangkat kedua tangannya berdoa agar Allah menyembuhkanku sambil menangis. Ia menoleh kepadaku dan berkata,

“Mama..hari ini adalah hari jum’at, dan saat ini adalah waktu mustajaab (terkabulnya doa)…aku berdoa untuk kesembuhanmu. Ustadzah Nuuroh hari ini mengabarkan aku tentang waktu mustajab ini.”

Sungguh hatiku teriris-iris melihat sikap putriku kepadaku… Akupun pergi ke kamarku dan tidur. Aku tidak merasa dan tidak terjaga kecuali saat aku mendengar lantunan ayat kursi dan surat Al-Fatihah yang dibaca oleh putriku dengan suaranya yang merdu dan lembut…aku merasakan ketentaraman…aku merasakan kekuatan…aku merasakan semangat yang lebih banyak. Sudah sering kali aku memintanya untuk membacakan surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas kepadaku jika aku tidak bisa tidur karena rasa sakit yang parah…akupun memanggilnya untuk membacakan al-Qur’an untukku.

Sebulan kemudian –setelah menggunakan obat-obatan kimia- akupun kembali periksa di rumah sakit. Para dokter mengabarkan kepadaku bahwa saat ini aku sudah tidak membutuhkan lagi obat-obatan kimia tersebut, dan kondisiku telah semakin membaik. Akupun menangis karena saking gembiranya mendengar hal ini. Dan dokter marah kepadaku karena aku telah mencukur rambutku dan ia mengingatkan aku bahwasanya aku harus kuat dan beriman kepada Allah serta yakin bahwasanya kesembuhan ada di tangan Allah.

Lalu aku kembali ke rumah dengan sangat gembira… dengan perasaan sangat penuh pengharapan… putriku Mayaa’ tertawa karena kebahagiaan dan kegembiraanku. Ia berkata kepadaku di mobil, “Mama… dokter itu tidak ngerti apa-apa, Robbku yang mengetahui segala-galanya”.

Aku berkata, “Maksudmu?”. Ia berkata, “Aku mendengar papa berbicara dengan sahabatnya di HP, papa berkata padanya bahwasanya keuntungan toko bulan ini seluruhnya ia berikan kepada yayasan sosial panti asuhan agar Allah menyembuhkan uminya Mayaa”. Akupun menangis mendengar tuturannya…karena keuntungan toko tidak kurang dari 200 ribu real (sekitar 500 juta rupiah), dan terkadang lebih dari itu.

Sekarang kondisiku –Alhamdulillah- terus membaik, pertama karena karunia Allah, kemudian karena kuatnya Mayaa putriku yang telah membantuku dalam perjuangan melawan penyakit kanker yang sangat buruk ini. Ia telah mengingatkan aku kepada Allah dan bahwasanya kesembuhan di tangan-Nya… sebagaimana aku tidak lupa dengan jasa suamiku yang mulia yang telah bersedekah secara diam-diam tanpa mengabariku yang merupakan sebab berkurangnya rasa sakit yang aku rasakan.

Aku berdoa kepada Allah agar menyegerakan kesembuhanku dan juga bagi setiap lelaki atau wanita yang terkena penyakit kanker. Sungguh kami menghadapi rasa sakit yang pedih yang merusak tubuh kami dan juga jiwa kami…akan tetapi rahmat Allah dan karuniaNya lebih besar dan lebih luas sebelum dan susudahnya”

(Diterjemahkan oleh Firanda Andirja, semoga Allah menyegerakan kesembuhan bagi ukhti ‘Abiir)














. CATATAN KECIL PENUH CINTA ...


Bismillahir-Rahmaanir-Rahim ... Duhai Allah ...,

Airmata itu pernah tumpah, deras bercucuran ..

Luruh dalam isakan, menyayat kepedihan ..

Hanya karena enggan jemari ini bersentuhan ..


Ampuni diri yang dzalim ini yaa Allah ..
Sadarkan, sebelum saatnya harus beranjak pergi Jauh, ..
dan... tak akan pernah kembali ...

Jemari itu tak lagi lentik ..


Terasa berbeda saat pertama kali disentuh kala malam pertama ..


Kulitnya bersisik dan berkerut, karena getir kehidupan ..

Guratan bekas parutan pun membuatnya bertambah kasar ...


Tak jarang jemari itu basah, ..

menahan kristal-kristal bening ..

yang menggenang di telaga air mata ...

Pedih ... teringat pedasnya kata yang pernah menusuk hati ...


Kala keheningan malam menjamu temaramnya rembulan, ..

diukirnya do'a-do'a dengan goresan harapan ..


Khusyu', berharap regukan kasih sayang dari Sang Pemilik Cinta ..


Hingga tubuh penat itupun bangkit, ..

menatap belahan jiwa dengan tatapan cinta, ..

kemudian perlahan dikecupnya sang kakanda dengan mesra ...


Indah ... Sungguh teramat indah Al Qur'an melukiskannya, ..


"Mereka itu adalah pakaian bagimu, dan kamu pun adalah pakaian bagi mereka."


Adakah yang lebih indah dari rasa kasih sayang diantara kedua insan yang berlainan jenis dalam sebuah ikatan pernikahan ..?


Ia adalah sebuah mitsaqan ghalidza (perjanjian yang kuat), karenanya yang haram menjadi halal, maksiat menjadi ibadah, kekejian menjadi kesucian dan kebebasan pun menjadi sebuah tanggung jawab ...


Dua hati yang berserakan akhirnya bertautan. Cinta karena Allah, bukankah hanya itu yang menjadikan mahligai cinta selalu indah?


Keindahan cinta dalam sebuah mahligai pernikahan adalah harapan penghuninya. Cinta akan membuat seseorang lebih mengutamakan yang dicintainya, sehingga seorang istri akan mengutamakan suami dalam keluarga. Seorang suami pun tentu akan mengutamakan perlindungan dan pemberian nafkah kepada istri tercinta ...


Cinta memang dapat berbentuk kecupan sayang, kehangatan, dan perhatian. Namun bunga cinta tetaplah membutuhkan pupuk agar selalu bersemi indah ...


Karenanya, segala kekurangan akan menumbuhkan kebesaran jiwa. Hingga air mata yang mengalir itu pun adalah sebagai tanda kesyukuran kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena IA telah memberikan pasangan hidup yang selalu bersama mengharap keridhoan-Nya ...


Lalu, masihkah kehangatan itu nyata seiring waktu arungan biduk cinta di luas samudera kehidupan ..?


Aaah ... Kadang kita sebagai suami lebih sering bersikap dzalim. Kesibukan tiada henti, rutinitas yang selalu dijumpai, lebih menjadi 'istri' daripada makna istri itu sendiri ..


Masihkah ada curahan kelembutan dari seorang qowwam yang teduh? Adakah belaian kasih sayang yang begitu hangat seperti kala pertama kedua hati bersatu?


Saat-saat awal pernikahan, duhai sungguh romantis. Rona mata penuh makna cinta terpancar saat saling berpandangan, kedua tangan saling bergandengan, hingga jemari tersulam mesra. ..


Malam dan siang silih berganti mewarnai hari. Susah senang timbul tenggelam bagaikan gelombang laut. Keluh dan bosan pun kadang menelusup, hingga akhirnya aura cinta pun meredup ..


Kemesraan pun hanyalah sekadar kenangan belaka ...


Entahlah ...


Entah di mana canda yang dahulu pernah membuat sang belahan jiwa tertawa bahagia ... Ciuman di kening seraya berpesan "Baik-baik ya, di rumah," atau pun sekadar ucapan salam "Assalaamu alaykum," saat akan keluar rumah ...


Bahkan, lupa kapan terakhir tangan ini menyentuh, menggenggam mesra jemari istri tercinta ...


Padahal dosa-dosa akan berguguran dari sela jemari saat kedua tangan bertautan ....


~ o ~


Semoga bermanfaat dan Dapat Diambil Hikmah-Nya ...


Silahkan DICOPAS atau DI SHARE atau juga men-TAG sendiri ..

jika menurut sahabat note ini bermanfaat ....


#BERSIHKAN HATI MENUJU RIDHA ILAHI#

------------------------------------------------

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa'atuubu Ilaik ....



** Sumber : Nemu Di Tumpukan Note Lawas ...

— bersama Ralin Utari dan 49 lainnya.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar