Selasa, 20 November 2012

BIMTEK JURNALISTIK DI MATARAM NTB


Humas  memiliki peran penting  menjembatani kebutuhan informasi warga masyarakat . Karenanya SDM kehumasan haruslah bisa menjawab kebutuhan tersebut, apalagi diera keterbukaan informasi seperti saat ini.  Hal ini menjadi perhatian Pemprov NTB dengan menggelar pelatihan jurnalist dalam meningkatkan peran humas bagi tenaga kehumasan di lingkup Sekretariat daerah maupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), yang digelar selama dua hari, 19 sampai 20 November kemarin. Pelatihan tersebut diikuti oleh SKPD yang memiliki program Unggulan dan juga dari Biro Humas Pemprov.
Bintek tersebut cukup menarik, karena  para  pembicara mengajak peserta praktik langsung. Para tutor yang hadir datang dari praktisi jurnalistik  dan  akademisi.  Salah seorang tutor dari TVRI NTB mengawali  kegiatan tersebut dengan materi  pemberitaan audio, dilanjutkan dengan materi penulisan Feature oleh Farid Tolomundu siang harinya.
Para peserta cukup antusias mengikuti kegiatan  yang diselenggarakan Biro Umum tersebut.  Inde salah sorang peserta yang mewakili Sekretariat Prgram Unggulan mengaku puas dengan kegiatan tersebut. 
" kami sangat senang degang adanya kegiatan ini, karena bisa menambah wawasan.Apalagi pembicaranya memang ahli semua" kata Inde kepada Kampung Media
Kampung Media Mellbao dan Abiantubuh ikut pula dalam kegiatanyang berlangsung hingga tanggal 20 pukul 12 siang ini

Senin, 19 November 2012

Sabtu Sastra “hidup” lagi




 Setelah cukup lama vakum dan menghilang, Sabtu Sastra akhirnya hadir lagi. Acara yang dinanti para penikmat sastra NTB ini dimulai sekitar pukul 16.00 wita (17/11/2012) bertempat di warung jack Taman Budaya Mataram. Sabtu Sastra hari itu menjadi cukup istimewa karena dihadiri oleh  para penyair dari Lombok Utara, Lombok Timur,Kota Mataram, Lombok Barat, bahkan  penyair Bima. Kiky Sulistiyo penyair muda NTB yang memandu acara, dengan sangat komunikatif memberi  dorongan  agar para penyair mengikuti salah satu lomba penulisan puisi secara bersama-sama agar gerakan sastra di NTB bisa “terlihat”. Zainy, Loq Shafwan, Latif, dan penyair lainnya tampil membacakan puisi pada acara yang biasanya digelar sekali sebulan tersebut.  Sabtu sastra  bertema hujan kali ini juga menjadi ajang curhat para penyair tentang kondisi dunia sastra di tempat masng masing. Penyair KLU misalnya, bercerita tentang bagaimana antusiasnya para pelajar dan mahasiswa ikut berpartisipasi dalam even sastra yang pernah diadakan. KLU bahkan berencana menerbitkan  antologi puisi. Begitu juga dengan geliat Sastra di Bima.  Sabtu Sastra yang diiringi gerimis itu juga merekomendasikan gelaran bulan Desember. Rencananya acara akan di gelar di tempat itu juga dengan alasan memudahkan akses.

Jumat, 16 November 2012

Deteksi Dini Gangguan Jiwa



Mejelang siang sekitar pukul 10.00,(14/11/2012) puluhan warga Dasan Cermen mendatangi rumah kepala lingkungan. Mereka yang hadir adalah warga biasa dan warga yang berpotensi menderita gangguan kejiwaan. Kehadiran mereka atas undangan mahasiswa Stikes Yarsi yang sedang melakukan praktik lapangan dalam rangka meraih gelar pendidikan kesehatan.  Setelah warga berkumpul, para Mahasiswa tersebut mulai berceramah seputar gangguan kejiwaan yang saat ini trend nya terus meningkat. Menurut mereka, saat ini semakin banyak orang stress. Hal ini menjadi pemicu gangguan kejiwaan. Jika ada potensi stress berat maka harus segera ditangani. Begitu Yuli Aryani salah seorang mahasiswa mewakili teman-temannya berceramah.
Masyarakat yang hadir tampak antusias dan aktif  mengikuti kegiatan yang langka ini. Para petugas dari Puskesmas Dasan Cermen juga turut hadir memandu kegiatan para mahasiswa ini. Mereka yang mewakili puskesmas seperti  Winarti SKM dan Jupmawati S.Kep. tampak ikut terlibat. “Lokasi dan beberapa peralatan kegiatan ini difasilitas oleh bapak kepala lingkngan” kata Mamaq Eza kepada kampung media.
Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 11.30 wita. Masyarakat yang hadir terlihat lega setelah mendapat penjelasan soal gangguan jiwa tersebut


Tunjangan Fungsional di singgung anggota DPD RI



Puluhan warga Abiantubuh tampak antusias saat Muhyi Abidin, anggota DPDRI melakukan reses . Acara yang di gelar  ba’da Ashar (17/11/12) tersebut berlangsung di madrasah diniyah Raudatul Jannah Karang Bata utara. Para peserta yag hadir tak hanya dari kelurahan Abiantubuh namun banyak juga dari luar kelurahan seperti Dasan Cermen, Babakan, Gebang dan Cakra Barat. Dalam pertemuan tersebut anggota DPD yang dikenal Hafal Kitab Suci Al-Qur’an ini, banyak bercerita soal aktifitasnya sebagi anggota DPD. Kesempatan  sore itu juga digunakan untuk menjaring aspirasi  berbagai aspirasi atau masukan dari anggota masyarakat yang hadir di tempat tersebut. Banyak hal yang disinggung peserta yang hadir. Mulai dari tidak adanya Serifikasi Guru Suasta disekolah negeri, kualitas raskin yang buruk, Home Industri yang terkesan jalan sendiri, Asuhan keluarga yang kurang disentuh bantuan, Tunjangan Fungsional guru suasta yang di cabut kemenag ,  dan beberapa persoalan kemasyarakatn lainnya. Muhyi pun memberikan jawaban sekaligus menyampaika beberapa hal terkait pertanyaan para jama’ah yang hadir sore itu. 
" Kami memiliki Asuhan keluarga bernama Asuhan keluarga Al-Abro, selama ini perhatian pemerintah belum maksimal kepada Asuhan keluuarga. Bantuan lebih banyak difokuskan untuk membantu panti asuhan, padahal kami sama saja dengan Panti asuhan, yaitu mengelola anak yatim, bedanya kami di luar panti" kata Haji Hasbullah kepada Muhyi 
 Salah satu persoalan  yang dijawab itu adalah bahwa pencabutan tunjangan fungsional sebetulnya sikap melawan undang-undang yang harusnya tidak terjadi. Kemenag harusnya memberikan hak kepada para guru.
Acara kunjungan DPD itu berakhir hingga menjelang magrib. Selepas Adzan, Muhyi Abidin pun didaulat memimpin shalat berjamaah. 

Rabu, 14 November 2012

Doa Akhir Tahun


Bacalah doa ini tiga kali saat menjelang akhir tahun baru Islam, bisa dilakukan sesudah ashar atau sebelum maghrib pada tanggal 29 atau 30 Dzulhijah. Dengan doa ini kita memohon ketika kita akan mengakhiri perjalanan tahun yang akan ditinggalkan ini akan mendapatkan ampunan dari Allah Swt. atas perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh-Nya, dan apabila dalam tahun yang akan ditinggalkannya itu ada perbuatan-perbuatan yang diridhai oleh Allah Swt yang kita kerjakan, maka mohonlah agar amal shaleh tersebut diterima oleh Allah Swt.





















Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu 'ala sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma maa 'amiltu fi haadzihis-sanati mimmaa nahaitani 'anhu falam atub minhu wa lam tardhahu wa lam tansahu wa halamta 'alayya ba'da qudratika 'alaa uquubati wa da'autani ilattaubati minhu ba'da jur'ati alaa ma'siyatika fa inni astaghfiruka fagfirlii wa maa 'amiltu fiihaa mimma tardhaahu wa wa'adtani 'alaihits-tsawaaba fas'alukallahumma yaa kariimu yaa dzal-jalaali wal ikram an tataqabbalahuu minni wa laa taqtha' rajaai minka yaa karim, wa sallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin Nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihii wa sahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW,beserta para keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, segala yang telah ku kerjakan selama tahun ini dari apa yang menjadi larangan-Mu, sedang kami belum bertaubat, padahal Engkau tidak melupakannya dan Engkau bersabar (dengan kasih sayang-Mu), yang sesungguhnya Engkau berkuasa memberikan siksa untuk saya, dan Engkau telah mengajak saya untuk bertaubat sesudah melakukan maksiat. Karena itu ya Allah, saya mohon ampunan-Mu dan berilah ampunan kepada saya dengan kemurahan-Mu.
Segala apa yang telah saya kerjakan, selama tahun ini, berupa amal perbuatan yang Engkau ridhai dan Engkau janjikan akan membalasnya dengan pahala, saya mohon kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah, wahai Dzat Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan, semoga berkenan menerima amal kami dan semoga Engkau tidak memutuskan harapan kami kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pemurah.
Dan semoga Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan atas penghulu kami Muhammad, Nabi yang Ummi dan ke atas keluarga dan sahabatnya.

Doa Tahun Baru Islam

Doa Awal Tahun
Bacalah doa ini tiga kali saat kita memasuki tanggal 1 Muharam. Bisa dilakukan selepas maghrib atau pun sesudahnya. Dengan doa ini kita sebagai Mu'min memohon kepada Allah Swt. agar dalam memasuki tahun baru ini kita dapat meningkatkan amal kebajikan dan ketaqwaan.

















Bismillaahir-rahmaanir-rahiim
Wa shallallaahu 'alaa sayyidinaa Muhammadin wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam.
Allaahumma antal-abadiyyul-qadiimul-awwalu, wa 'alaa fadhlikal-'azhimi wujuudikal-mu'awwali, wa haadza 'aamun jadidun qad aqbala ilaina nas'alukal 'ishmata fiihi minasy-syaithaani wa auliyaa'ihi wa junuudihi wal'auna 'alaa haadzihin-nafsil-ammaarati bis-suu'i wal-isytighaala bimaa yuqarribuni
ilaika zulfa yaa dzal-jalaali wal-ikram yaa arhamar-raahimin, wa sallallaahu 'alaa sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi wa 'alaa 'aalihi wa shahbihii wa sallam
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.
Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga dan sahabatnya.
Ya Allah Engkaulah Yang Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan hanya kepada anugerah-Mu yang Agung dan Kedermawanan-Mu tempat bergantung.
Dan ini tahun baru benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, kekasih-kekasihnya dan bala tentaranya. Dan kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan,agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu wahai Dzat yang memiliki Keagungan dan Kemuliaan. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, Nabi yang ummi dan ke atas para keluarga dan sahabatnya.
Oke semoga artikel Doa Tahun Baru Islam yang ilmuini sajikan kali ini beranfaat Dunia akhirat.

Senin, 12 November 2012

Kampung Media ikut Bimtek Koperasi

Pagi 12 November terasa cerah. Koperasi Unit Desa Kecamatan Cakranegara dijadwalkan mengkuti bintek Perkoperasian mulai pukul 08.00 Wita, di Hotel Lombok Raya Mataram.  Kegiatan yang sangat penting ini, dihadiri Deputi Bidang pengembangan dan restrukturisasi usaha. Menurut jadwal yang dibagikan kepada peserta, acara bintek akan berlagsung dalam dua hari. Hari pertama acara dimulai sejak pukul 08.00 wita hingga pukul 21.00. Hari kedua dimulai pada jam yang sama dan berakhir pukul 12.00. Dalam sambutannya Deputi bidang pengembangan dan resturiksasi  ini, menjelaskan bawah Bintek Peningkatan Kerja Koperasi melalui Metode Balancing scorecard ( BSC)  ini bertujuan meningkatkan kualits SDM koperasi, melalui koperasi  yang professional dalam mengelola usaha. Metode BSC ini menurutnya sangat tepat. Koperasi biasanya mengalami hambatan kekurangan modal. Itu alasan klasik dimana pun.  Padahal hambatan koperasi tidak hanya modal. BSC diharapkan bis a mengatasi  itu semua. Dalam kesempatan tersebut, Dinas koperasi UMKM propinsi  NTB juga hadir. Kepala Dinas yang awalnya terjadwal memberikan sambutn tak bisa hadir karena ada agenda lain. Kepala Dinas Koperasi  & UMKM  diwakili  oleh Sudiarsah MM. Selanjutnya Sudiarsah MM, menjelaskan bahwa di NTB terdapat 3600 lebih kopersi yang menampung pegawai lebih dari 600an. Sementara di NTB terdapat 500 ribu UMKM  dan dapat menyerap 1 juta lebih tenaga kerja. Sudiarsah MM menyambut baik adanya Bimtek. Beliau bahkan meminta agar pada bmtek berikutnya tak hanya menyertakan peserta dari Mataram dan Lobar saja, tapi semua wilayah lain di NTB seperti Lotim Sumbawa Bima dan Dompu.Kampung Media ikut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut mewakili KUD Cakranegara, karena secara kebetulan menjadi salah seorang pengurus di KUD tersebut

Sabtu, 10 November 2012

Destinasi Wisata NTB kian Populer


Coba perhatikan betul-betul gambar  ini. Yahoo .com sebagai sebuah situs besar dan popular, tentu  tak  sembarangan atau bisa disogok untuk menampilkan data yang tidak valid. Lihat betapa populernya Lombok saat ini. jauh lebih populer dari Jogja dan Bali yang memiliki pengalaman soal pariwisata. Data terakhir menyebutkan sudah ada 800 ribu lebih wisatawan yang datang ke NTB hingga Mei.
Jika Yahoo.com meranking nama hotel paling favorit beberapa bulan terakhir maka Merdeka.com menurunkan liputan tentang 5 daerah wisata yang diburu buat liburan akhir tahun. Lombok sebagai Destinasi yang muncul belakangan menempati urutan ke 2  setelah Bali. Menyusul  berurutan di bawahnya  Yogyakarta , Medan, dan Padang. Dalam liputan yang terupdate Sabtu, 10 November 2012 17:28:35 tersebut, merdeka.com menyebutkan bahwa Lombok  dalam banyak hal mirip dengan Bali, namun Lombok   jauh lebih indah dibandingkan dengan Bali. Banyaknya objek pariwisata baik alam maupun budaya yang mampu menarik para wisatawan mancanegara dan domestik. Beberapa objek pariwisata di tempat ini yang sudah tidak asing lagi antara lain Pantai Sengigi, Gili Trawangang, Pantai Kuta Lombok hingga Gunung Rinjani.Dalam situs tersebut juga dimuat hasil pantauan contributor  perihal para agen travel mematok tiket paket tour lengkap untuk pulau  ini dengan harga mulai Rp 1.200.000 hingga Rp 4.500.000 yang sudah termasuk paket tour.  Keberadaan media Internet saat ini memag ibarat dua sisi mata uang. Salah sedikit, informasi negative bisa menyebar dalam waktu sekejap. Sebaliknya, berita keramahan penduduk, ke elokan alam, antiknya budaya kan menyebar dari satu media ke media lain juga dalam waktu yang sangat cepat. Ayo pertahankan apresiasi positif dari para pengunjung destinasi wisata di Lombok dan Sumbawa, dengan sikap-sikap positif

Jumat, 09 November 2012

Laporan Oktober 2012

No
Tanggal
Lokasi
Materi
1
2 Okt 2012
Kelurahan Monjok
Di Rumah seorang Kakek yang cucunya mendapat bantuan saya menyarankan agar cucunya yang mondok di salah satu ponpes di Mataram jangan sampai berhenti sekolah.
2
4 Okt 2012
Kelurahan  Monjok
Di rumah Salah seorang ibu keluarga yang anaknya mendapat bantuan Dinas Sosial saya menyarankan agar menggunakan bantuan seefesien mungkin terutama untuk pendididkan anaknya  Pratama
3
9 Okt 12
Krida Dasan Cermen
nyaMengantar dua calon peserta Workshop produksi film, kepadanya saya menyarankan agar mereka berdua mengikuti kegiatan dengan serius agar bisa bermanfaat bagi dir
4
12 Okt 2012
Rumah Pak Jauhari Khalid
Membantu beberapa pengusaha kecil agar bisa mendapatkan KUR di Bank NTB dan Bank BRI sesuai ketentuan kementerian koperasi
5
14 Okt 2012
Madrasah Nurul Jannah NW Ampenan
Dalam acara WAPA ( Wadah Pengkaderan Anggota I ) Memberikan motivasi kepada Mahasiswa Baru agar lebih giat menggali kreatifitas
6
21 Okt 2012
Madrasah NW Karang Bata
Saya memperingatkan kepada beberpa siswa yang sudah berkali-kali di beritahu karena melakukan pelanggaran agar lebih menghargai guru, utamanya guru perempuan yang seringkali kewalahan menghadapi mereka
7
22 Oktober 2012
Posko Kampung Media
Mengajak kepada beberapa Relawan TIK agar turut membantu menyebarkan informasi positif di internet terkait kasus penculikan anak yang sudah memakan korban
8
25 Okt 2012
Rumah Suratan Takdir
Membuat SMS counter terhadap sms gelap yang beredar dan menghasut massa agar terjadi keresahan terkait kasus penculikan anak


Rabu, 07 November 2012

Warga Kecewa kwalitas Raskin Buruk.


Warga miskin di beberapa wilayah Abiantubuh tampak kecewa. Pasalnya, Raskin yang ditunggu-tunggu kehadirannya itu kualitasny tak seperti yang diharapkan. Selain banyak terdapat batu ukuran kecil, warna beras sudah tidak putih, api merah dan kehitam-hitaman.
“ Lenge gati beras ni, mben bideng luek jelijihn endah” ( kualitas beras saat ini buruk, hitam dan banyak pasirnya) kata Inaq Isnaini warga Karang Bata selatan kepada kampung media.
Beberapa warga lain mengaku kecewa, namun tak bisa berbuat apa-apa. Mereka sangat membutuhkan beras miskin tersebut. Beberapa warga biasanya mencoba membersihkan beras dengan cara menggiling ulang beras agar terlihat lebih putih, ada tukang giling yang biasa berkeliling kampung. Di Karang Bata tengah kualitas beras paling buruk.
“Kalau kualitas beras seperti ini, ayam saja dikasi ndak mau dia”  Kata Inaq Ali  kepada Kampung Media Menurut informasi kaling  Kr Bata Selatan kepada Warga, di Kampung Karang Pelambek justru lebih buruk dari itu. Beras yang dibagi saling menempel. Warga berharap kedepan kualitas beras  bisa lebih diperbaiki.  

Selasa, 06 November 2012

Teater Embrio pukau penonton


Abiantubuhnews. Mataram (6/11/12) Naskah Petang di Taman Karya Iwan Simatupang, ditampilkan secara sempuna oleh Teater Embrio. Pementasan yang dimulai tepat pukul 16.00 wita itu cukup ramai. Ratusan penonton yang memenuhi gedung pertunjukan Taman budaya Mataram tak beranjak hingga akhir pementasan. Pentas yang disutradarai Winsa itu menghadirkan Echa sang ungu sebagai Wanita, Salman Faris  sebagai lelaki setengah baya, Achim sebagai penjual balon dan Winsa sebagai orang tua.  Di belakang pangung terdapat ipang dan budi sebagai illustrator music, Rahman TB memegang laighting dan winsa tata artistic.
Teater Embrio didirikan di Mataram Lombok NTB 2000, Sebuah kelompok teater yang selaras dengan namanya , “embrio”nya lebih merupakan cikal bakal bagi kehidupan teater setelahnya. Bahwa siapapun yang mengolah diri di kelompok ini dapat menyerap tentang segala bentuk seluk-beluk piker laku teater untuk merentang jejak di waktu  dan medan  yang lain. Jadi Teater Embrio Lombok boleh saja ditamsil sebagai ruang kelas bagi dakian tingkat selanjutnya. Sebab itu setiap proses  produksi pentas yang dilakukan selalu menyeolahkan studi, workshop, serta pembentukan sikap.
Karya pentas Teater embrio Lombok selama ini mencoba menghadirkan lakon konsep terencana dan argumentative sehingga membuka ruang untuk didiskusikan sekaligus dipertanggungjawabkan. Segala soal dalam teater, tentulah. Mulai dari filosofi nilai yang tersirat dalam naskah, penyutradaraan, acting, atau tata artistic sampai masalah kecil yang mungkin diluar perhatian  banyak orang, tetap saja kelompok ini digarap sedetail mungkin. Satu suku kata dalam rangkaian dialog misalnya menjadi satu hal penting yang memperoleh posisi signifikan. Dan sebagainya.
Hingga hari ini lakon yang pernah dipentaskan antara lain “ insomnia” monolog adaptasi cerpen Sony Karsono (2000-2005) Mataram, Banjarmasin, Makassar, Negara, Jakarta) Malam Jahanam( Motinggo Busye), Petang di Taman(Iwan Simatupang), Dukun palsu(Moliere), Strategi Cupak (Winsa), Sau Lawan Satu (Winsa), Karya lakon Satu Lawan Satu (2009) memperoleh program hibah Seni karya Inovasi dari Yayasan Kelola yang dipentaskan di Teater Tertutup Taman Budaya NTB selama 6 hari berturut-turut, ditambah sehari di Kampung Punia Saba Mataram. Pertunjukan teater yang diakrabi pablik segala kalangan merupakan dambaan yang selama ini diimpikan juga diupayakan.
Sinopsis  Petang di Taman
Adalah Orang Tua, Lelaki Setengah Baya, Penjual Balon, dan wanita. Empat orang dalam persoalan pribadi masing-masing berupa peristiwa  yang pernah dialami. Trauma masa lalu itulah yang yang mengantar mereka menuju mimpi sekaligus harapan untuk(siapa tahu) dapat digapai di hari esok. Malah lebih dari itu, perburuan kebenaran individual  yang telah menjadi keyakinannya. Demi sebuah eksistensi yang dirindukan oleh setiap manusia. Secara tidak disengaja, keempatnya bertemu di sebuah taman. Meski tidak saling mengenal tapi percakapanpun terjadi juga. Mulanya tidak nyambung memang. Tapi justru  ketidaknyambungan itulah yang menjembatani komunikasi mereka. Sebab mereka  bebas merdeka untuk mencampuri setiap pembicaraan, setiap penghidupan yang kebetulan berlalu di taman itu.(weng) 

Senin, 05 November 2012

Geliat MICE berdampak manis




Senja yang sedari awal mendung, mengirim gerimis kecil ke salah satu sudut kota Mataram. Tepatnya di wilayah lingkar selatan yaitu Karang Genteng dan Petemon. Suasana gerimis tak menjadi penghalang bagi puluhan  wisatawan untuk datang kelokasi sore itu.  Dua mobil mewah berwarna silver, menurunkan penumpang  berwajah ceria. Seperti dikomando, mereka yang turun langsung menyerbu deretan toko yang memajang berbagai perhiasan berbahan mutiara. Mereka terpana memandangi perhisan berbagai bentuk yang terpajang di etalase.  Tidak lama perhiasan-perhiasan indah itu satu persatu berpindah tangan. Para penjual menghitung berlembar-lembar uang sambil tersenyum kepada para tamu dengan ramah.

Siapa mengira, lokasi yang dulunya lebih dikenal sebagai kawasan rawan konflik ,  kini berubah  menjadi salah satu lokasi yang selalu ramai dikunjungi wisatawan, apalagi musim liburan. Banyak  agen perjalanan wisata memasukkan jadwal berkunjung ke lokasi ini dalam paket wisata mereka. Hasilnya bisa dilihat, awalnya dua  atau tiga toko perhiasan yang muncul, kini telah berkembang biak menjadi puluhan toko. “Dulu tak ada yang berjualan perhiasan di sini, para pedagang perhiasan ini langsung dor to dor  mencari pembeli. Dimulai oleh beberapa orang akhirnya rame juga yang berjualan” kata Muhlisin Azhar salah seorang tokoh masyarakat Karang Genteng kepada KM. Komplek perdagangan perhisan dan oleh-oleh ini berada tidak jauh dari pusat pemerintahan. Tak sulit mencari. Lokasinya sangat strategis. Kalau anda mengitari Mataram dari lingkar selatan maka sudah pasti anda akan melewati tempat ini.  Di lokasi yang sudah mulai ramai dikunjungi wisatawan ini, anda akan menemukan berbagai macam oleh-oleh, mulai dari baju kaos, souvenir, serta perhiasan berbahan dasar  emas, perak dan mutiara. Harga yang ditawarkan pun tidak terlalu mahal.
Muhlisin Azhar menyadari betul bahwa ramainya para wisatawan yang bekunjung  ke lokasi ini, tidak terlepas dari upaya pemerintah mendatangkan ribuan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat. Mereka yang datang dengan tujuan MICE misalnya, jumlahnya bisa mencapai ribuan sekali datang.  “ Para pedangan mutiara yang berkeliling sampai kewalahan mau berjualan kemana, karena semua hotel penuh oleh tamu, kami sangat bersyukur dengan upaya pemerrintah tersebut, kata lelaki dua anak ini.  Menurutnya lebih dari 70% penduduk Karang Genteng menggeluti bisnis perhisan. Mereka yang tak punya toko sebagai tempat mangkal, berkeliling menjemput bola, mencari para pembeli ke lokasi-lokasi yang ramai dikunjungi wisatawan.
 Di lokasi ini, para tamu yang berkunjung  bisa dibilang semuanya berbelanja karena banyak alternative pilihan perhiasan, mau yang murah ? beilah perhiasan mutiara air tawar dengan berbagai motif yang unik dan menarik. Kalau sedang berkantong tebal, silahkan membawa pulang mutiara mahal berharga puluhan juta sebagai oleh-oleh. 
Para pedagang di lokasi ini memang terkenal tangguh dan pekerja keras. Sebelum Pariwisata boming  di tahun 80an, mereka adalah pedagang kain yang menjelajahi Bali, dan Sumbawa. Mereka pergi berhari-hari meninggalkan kampong halaman. Jika barang sudah menipis mereka pun pulang untuk berbelanja sekaligus berkumpul dengan keluarga.  Kini  Karang Genteng sudah berubah. Jika anda ingin melihat keberhasilan program Visit Lombok Sumbawa, maka lihatlah geliat lokasi ini. Toko-toko perhisana yang berderet tumbuh cepat seiring meningkatnya jumlah wisatawan. 

Pak Hamzar : Bukukan keuntungan 300 ribu per hari



Pantai  Senggigi memang menjadi pilihan para turis akhir-akhir ini, baik turis lokal maupun turis asing.  Ini terlihat dari banyaknya tamu yang datang dan menghabiskan waktunya untuk  berlibur di salah satu destinasi  wisata indah berpasir putih itu.  Para tamu  tentu tak sekedar datang  menikmati indahnya pantai, namun banyak juga yang menyempatkan diri untuk berbelanja oleh-oleh.  Hal inilah yang ditunggu-tunggu para pedagang aksesoris di wilayah senggigi. 
Pak Hamzar (33 th) misalnya,  sehari-harinya ia tekun menjaga lapak  aksesorisnya di pantai  Senggigi.  Baginya, kehadiran tamu adalah hal yang paling dinanti. Ia selalu ramah dan hangat terhadap para calon pembeli  yang kebetulan mampir ke lapaknya.  Jika sepi  ia hanya mengantongi keuntungan seratus ribu rupiah dan jumlah itu akan meningkat tajam jika banyak tamu yang datang. Ia menjual  kalung mutiara, gelang, cincin, dan berbagai aksesoris lain dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari  15 ribu hingga  150 ribu per aksesoris. (rian)

Kami sudah berubah sekarang



Add caption
Using namanya, sehari hari ia beraktifitas di kawasan pariwisata pantai Kuta Lombok. Ayah dari Muhammad Sahredy Dawson dan Muhammad Zahwil Allamul Huda ini sudah cukup lama bergelut di dunia pariwisata. Sejak tamat madrasah Aliyah tahun 1992,  suami dari  Seniwati ini langsung terjun lapangan, menjadi pemandu wisata. Sebagai penduduk asli Awang, ia hafal betul lekuk-lekuk pantai Kuta. Dengan cekatan ia  akan membantu anda jika kebetulan berlibur ke pantai Kuta dan menggunakan jasanya sebagai pemandu wisata. “ Sebelum jadi guide, saya kursus bahasa inggris di jalan Erlangga Mataram, sebagai guide paling banter satu bulan saya bisa dapat 400 ribu. Waktu itu daerah wisata pantai Kuta belum ramai seperti sekarang” kata lelaki yang pernah bekerja di Hotel Florida ini mengenang awal ia menekuni dunia pariwisata . 
“ Tahun 1997 Bos saya namanya Haji Yunus di Hotel Florida. Setelah itu saya juga sempat bekerja di  Heaven on Planet Ekas. Bos saya namanya Prof. Dr. Kery Black dari New Zeland. Orangnya baik sekali. Saya kerja disana hingga tahun 2000. Setelah itu saya kembali kerja guide sistim palen, kata Using sambil menghisap rokoknya.
Saat KM menanyakan bagaimana kondisinya sekarang setelah pemerintah gencar  membangun gerakan Visit Lombok Sumbawa, ia tersenyum.
“ Pak.. sekarang kami sudah berubah.  Saya bisa mengumpulkan uang sampai 2 juta dalam satu bulan. Banyaknya tamu menjadi berkah tersendiri bagi kami di sini. Kalau kami bantu rentalkan mobil  untuk tamu 400 ribu, 100 ribu bagian kami, kalau kami bawa tamu ke Sukarara, kami dapat  fee 10 sampai 20 persen “ katanya bersemangat.
Sekarang Using ditunjuk teman-teman  seprofesinya sebagai  ketua kelompok sadar wisata Samudera Awang, Desa Mertak Kecamatan Pujut  Lombok Tengah. Ia juga menjadi coordinator pengamanan pantai yang tugasnya melindungi dan memberikan kenyamanan kepada para tamu diwilayah pantai  Kuta.

Bangkitnya Pariwisata NTB


Tahun 2012, menjadi  tahun kebangkitan pariwisata Nusa Tenggara Barat. Bangkit setelah tertidur pulas akibat hantaman badai Bom Bali. Momentum kebangkitan ini tidak datang begitu saja, namun buah dari kerja keras pemerintah dan seluruh warga NTB. Program Unggulan Pemerintah NTB, Visit Lombok Sumbawa dengan target mendatangkan 1 juta wisatawan menjadi salah satu langkah optimis  yang hasilnya  bisa dilihat dan dirasakan oleh masyarakat NTB . Angka satu juta bukan lagi hal yang sulit diraih. Tinggal menghitung waktu angka tersebut sebentar lagi bisa diraih, pemerintah bahkan optimis target tersebut bisa terlampaui. Betapa tidak, sampai bulan  Mei 2012 saja, tercatat 800 ribu pelancong datang, dan membelanjakan dolarnya di dua pulau cantik, Lombok dan Sumbawa. Guna memacu dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ini, pemerintah provinsi telah menggandeng pihak suasta, dan masyarakat secara luas untuk saling bersinergi membangun pariwisata daerah. 
Puluhan even budaya dan MICE digelar dalam rangka memperkenalkan Visit Lombok Sumbawa. Kini gaung program unggulan tersebut tak hanya bergema di dalam negeri, tetapi juga ke luar negeri seperti Singapura, Malaysia, China, Australia, Timur Tengah bahkan Belanda. Sejalan dengan langkah tersebut, pemerintah bersama masyarakat  terus melakukan pembenahan di sana sini. Lihat  saja, pemerintah kabupaten kota bersinergi mempercantik destinasi wisata di daerah masing masing. Fasilitas umum yang menjadi kebutuhan dunia pariwisata dirawat, sentra-sentra industry souvenir dan  kuliner terus ditata, para seniman diberi ruang yang luas untuk terus berkarya dan berekspresi. Selain itu, pemerintah juga berupaya meningkatkan sumber daya pariwisata melalui kerjasama dengan berbagai pihak. Dalam waktu dekat di wilayah Lombok Tengah bakal dibagun Sekolah Tinggi Pariwisata. 20 orang pemuda lingkar BIL bahkan diberikan beasiswa diploma III pariwisata, agar mereka siap menjadi SDM handal pariwisata Lombok Tengah. Salah satu dampak nyata dari program pariwisata adalah terus  bertumbuhnya jumlah hotel-hotel baru diwilayah kota Mataram. Mulai dari hotel yang dibangun oleh pengusaha lokal, hingga jaringan hotel besar kini ikut bersaing dan memberi pelayanan terbaiknya di kota yang  memiliki banyak tradisi unik dan lokasi wisata  ini. Pariwisata NTB memang tengah bangkit. (wan)